Banyak hal yang dipertimbangkan sebelum menjadi wanita karir. Salah satunya adalah kehidupan keluarga setelah menikah. Bagi ibu bekerja, keputusan untuk berkarir setelah menikah harus diimbangi dengan kesediaan waktu untuk keluarga. Hal ini perlu dilakukan supaya ngga kehilangan peran sebagai ibu dan istri di rumah, sekaligus menjaga profesionalisme di kantor.
Semua ini tentu membutuhkan tenaga ekstra. Nah, supaya semuanya berjalan lancar, simaklah tips khusus untuk Sahabat Sehat bisa menyeimbangkan waktu antara karir dan keluarga.

Menghindari Rasa Bersalah
Kesibukan di kantor dan kewajiban di rumah bisa dijalankan dengan baik, asalkan Sahabat Sehat ngga menyimpan perasaan bersalah karena sibuk bekerja. Meskipun waktu yang diluangkan untuk keluarga lebih sedikit, tetapi nafkah yang diperoleh juga akan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tumbuhkanlah pikiran positif bahwa komunikasi dan menajemen waktu dapat membantumu tetap dekat dengan keluarga dan menyelesaikan kewajiban di rumah.
Menerapkan Time Management
Menggunakan waktu secara bijak adalah kunci utama ibu bekerja agar tetap bahagia meskipun banyak menjalankan rutinitas. Pilihlah hal yang penting dilakukan dan tentukan mana yang menjadi prioritas. Gunakan waktu istirahat sebaik-baiknya dan makan tepat waktu.
Jika memungkinkan, hindari membawa pekerjaan kantor ke rumah. Saat di rumah, lakukan pekerjaan rumah dengan baik dan menemani anak belajar. Deep talk dengan pasangan atau anak sebelum tidur juga penting untuk memotivasi dan melepas beban pikiran.
Menciptakan Suasana Pagi Lebih Menyenangkan
Pagi hari adalah waktu tersibuk untuk seorang ibu, seperti menyiapkan perlengkapan maupun bekal untuk anak dan suami, memasak sarapan, serta menyiapkan keperluan kantornya sendiri. Rasa panik seringkali terjadi yang akhirnya memancing sedikit emosi.
Sebaiknya mulai siapkan keperluan anak, suami, dan pribadi di malam sebelumnya. Jika memungkinkan, Sahabat Sehat juga bisa membagikan tugas sehingga ngga perlu tergesa-gesa di pagi hari. Dengan begitu, suasana rumah jadi lebih terkontrol dan menciptakan rasa nyaman.

Menjaga Komunikasi dan Buat Rutinitas Keluarga
Sesibuk apapun di tempat kerja, usahakan selalu berkomunikasi dengan pasangan dan anak, sehingga tetap terhubung satu sama lain secara emosional. Kamu bisa menelepon atau berkirim pesan saat jam istirahat. Saat jam pulang sekolah, pastikan kembali anak-anak sudah bersiap pulang ke rumah atau masih ada kegiatan di sekolah.
Rutinitas bersama keluarga juga bisa menjadi solusi menjalin kedekatan. Kamu bisa membuat daftar kegiatan yang bisa dilakukan bersama, lengkap dengan waktu pelaksanannya. Ngga mesti berupa rekreasi ke suatu tempat, kamu juga bisa melakukan quality time dengan aktivitas sederhana, seperti membersihkan rumah, memasak, berolahraga, menonton televisi/film, dan lainnya.
Meluangkan Waktu untuk Me Time
Me time adalah hal yang seringkali terlewatkan karena berbagai kesibukan yang dijalani. Membagi waktu untuk urusan kantor dan rumah tangga, sering menjadikan ibu tidak punya waktu untuk diri sendiri. Sahabat Sehat perlu beristirahat sejenak dengan menenangkan dan merawat diri.
Kamu bisa berolahraga, melakukan hobi, perawatan di salon, menonton film, mendengarkan musik, dan sebagainya. Semua ini diperlukan untuk menghilangkan atau mencegah stres, sehingga bisa tetap produktif setelahnya.
Ibu yang bekerja memang mempunyai waktu yang lebih terbatas dengan anak-anak. Oleh karena itu, penting untuk bisa menetapkan prioritas yang pelru diutamakan. Semoga lima tips di atas bisa membantu Sahabat Sehat untuk menjaga kehidupan keluarga dan pekerjaan tetap seimbang dan bahagia.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
