Teman Sehat, kunyit merupakan rempah populer yang berasal dari akar tanaman Curcuma longa. Tanaman ini asli dari Asia Tenggara dan sudah digunakan sebagai obat herbal selama ribuan tahun di India dan Cina. Salah satu olahan kunyit yang mudah dibuat yaitu teh kunyit. Minuman teh kunyit dipercaya mampu membantu mencegah dan melawan penyakit kanker karena kandungan zat-zat di dalamnya. Yuk, simak penjelasannya di sini!
Teh kunyit dan kanker
Teh kunyit mengandung antioksidan dan anti-inflamasi yang dipercaya bisa membantu mencegah kanker. National Cancer Institute telah mengakui kunyit sebagai anti-karsinogen yang efektif sehingga membantu mencegah kanker. Selain itu, kunyit juga berperan sebagai modulator imun yang membantu mengatur fungsi antibodi untuk melawan kanker.

Penelitian juga menunjukkan rendahnya jumlah penderita kanker di negara-negara dimana banyak orang mengonsumsi kunyit. Masyarakat negara tersebut rata-rata mengonsumsi sekitar 100-200 mg kunyit setiap hari dalam jangka waktu yang panjang.
Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan bahwa kunyit memiliki efek anti-kanker, terutama pada penderita kanker payudara, kanker usus, kanker lambung, dan kanker kulit. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada bukti yang jelas yang menunjukkan bahwa kunyit bisa mencegah atau mengobati kanker pada manusia secara langsung.
Efek samping
Sejauh ini penelitian menunjukkan sedikit atau ngga adanya efek samping, namun belum diketahui efek samping kunyit jika dikonsumsi dalam jumlah besar untuk pengobatan atau pencegahan kanker.
Beberapa orang mengeluh sakit perut saat mengonsumsi terlalu banyak kunyit dan munculnya masalah kulit saat mengonsumsinya dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, jika kamu ingin mengonsumsi kunyit selain untuk memasak, maka bicarakan terlebih dahulu ke dokter, terlebih jika sedang menderita penyakit tertentu seperti kanker.
Sebuah badan kesehatan di Inggris sempat memperingatkan efek samping Fortodol atau suplemen yang berbahan dasar kunyit. Fortodol mengandung nimesulide yang mengandung anti-inflamasi yang kuat. Nimesulide berisiko menyebabkan kerusakan parah pada hati dengan tanda-tanda berikut ini:
- Jaundice (penyakit kuning)
- Urin gelap
- Kelelahan yang ngga biasa
- Nyeri perut
- Kehilangan nafsu makan
Sementara Food Standards Agency (FSA) di Amerika Serikat menyatakan bahwa produk dengan kadar nimesulide yang ngga diketahui bisa sangat membahayakan tubuh.
Cara pembuatan
Teh kunyit dapat dibuat dari bubuk kunyit murni atau parutan kunyit. Olahan kunyit yang difermentasi biasanya dijual sebagai produk teh dan diklaim memiliki daya serap lebih tinggi oleh tubuh. Berikut ini langkah-langkah pembuatan teh kunyit:

- Rebus 4 gelas air dengan api kecil
- Tambahkan 1-2 sendok teh bubuk kunyit atau parutan kunyit
- Campur keduanya dan biarkan mendidih selama kurang lebih 10 menit
- Saring the kunyit ke dalam wadah dan biarkan dingin
Banyak orang menambahkan bahan tambahan ke dalam teh kunyit untuk meningkatkan atau membantu penyerapannya. Berikut ini beberapa bahan tambahan yang dapat Anda coba:
- Madu- untuk mempermanis dan memberi khasiat anti-mikroba
- Susu sapi, susu almond, santan, krim, atau minyak kelapa- membantu meningkatkan penyerapan tubuh karena kunyit membutuhkan lemak untuk pelarutannya
- Lada hitam- bahan ini mengandung piperine yang mampu membantu meningkatkan penyerapan kunyit dan menambah rasa rempah
- Lemon, jeruk nipis, atau jahe- untuk meningkatkan antioksidan, anti-mikroba, serta memperbaiki rasa
Teman Sehat, selain membantu mengatasi kanker, teh kunyit juga dapat membantu mengurangi gejala artritis, membantu mencegah Alzheimer, membantu mengurangi kolitis ulseratif, meningkatkan sistem imun, membantu mengurangi kadar kolesterol, serta membantu menangani uveitis. Share artikel ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

