Mengenal Kopi Luwak, Produk Lokal yang Mendunia

kopi luwak
Foto : Pixabay.com

Sahabat Sehat, pernah dong mendengar nama kopi luwak? Yap, seperti namanya keberadaan kopi luwak tidak bisa dilepaskan dari hewan luwak. Kopi luwak biasanya dikenal sebagai kopi yang dipanen dari feses luwak yang telah dibersihkan. Meskipun begitu, kopi luwak menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia dan juga termahal di dunia. Penasaran apa perbedaan kopi luwak dengan jenis kopi lainnya, dan kenapa kopi luwak memiliki nilai jual sangat tinggi? Check this out!

Apa itu kopi luwak?

Kopi luwak adalah kopi yang telah dicerna oleh luwak (Paradoxurus hermaphroditus) tepatnya buah kopi mengalami pencernaan parsial oleh enzim pada perut luwak, mengakibatkan kulit dan buahnya terlepas dan meninggalkan biji kopi terfermentasi dan dikeluarkan bersama feses. Selanjutnya, biji kopi tersebut akan diproses hingga menghasilkan kopi luwak yang bisa didapatkan di pasaran.

Menurut sejarah, kopi luwak pertama kali ditemukan pada abad ke-17 di perkebunan kopi Sumatra dan Jawa. Saat masa penjajahan Belanda, para pekerja kebun kopi dilarang untuk memetik kopi untuk keperluan sendiri. Para pekerja kemudian melihat luwak memakan buah kopi segar dan meninggalkan biji kopi yang terbuang bersama feses. Biji kopi yang mereka bersihkan dan olah inilah yang menjadi cikal bakal kopi luwak.

Apa yang membuat kopi luwak istimewa?

Kopi luwak ngga hanya terkenal karena harga mahal dan keeksotisannya. Beberapa faktor yang menjadikannya terkenal adalah rasa, aroma dan manfaat kesehatannya. Hal unik seputar kopi luwak, berikut ini.

Rasa dan aroma kopi luwak

Kopi luwak memiliki rasa yang ngga sepahit kopi pada umumnya, ahli kopi mendeskripsikannya dengan sangat halus, ngga memiliki rasa getir, bersahaja (earthy), sentuhan sedikit asam yang menyegarkan dengan aftertaste sangat clean. Rasa fruity kopi luwak sangat kuat yang membuatnya unik, dikombinasikan dengan aroma harum dan kuat.

manfaat  dari kopi luwak
Foto : Pixabay.com

Manfaat kesehatan

Secara umum, seperti kopi lainnya kopi luwak kaya akan kandungan antioksidan terutama chlorogenc acid (CGA), polifenol yang terbukti memiliki berbagai efek kesehatan, seperti menurunkan tekanan darah. Berdasarkan riset komprehensif yang dilakukan Osaka University dan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia pada tahun 2013, teridentifikasi tiga zat utama penting yang berperan bagi kesehatan pada kopi luwak.

Kopi luwak memiliki kandungan inositol yang tinggi, inositol telah dimanfaatkan untuk meningkatkan efek neurotransmitter (zat kimia pembawa pesan antar sel saraf), membantu menekan depresi, dan terbukti meringankan sindrom polisistik ovarium (PCOS). Kaya akan kandungan asam sitrat, dimana berperan dalam siklus Krebs dengan kata lain meningkatkan level energi. Kaya akan asam malat, sama halnya dengan asam sitrat, asam malat mampu boosting energi dan meningkatkan toleransi untuk olahraga berat.

Kafein pada kopi luwak

Tahukah Sahabat Sehat? Level kafein pada kopi luwak setengah dari kafein segelas regular kopi arabika atau sekitar seperempat kafein dari segelas kopi robusta, sehingga menghadirkan rasa yang unik.

Amankah mengonsumsi kopi luwak?

Keamanan kopi luwak terjamin, pemrosesan kopi luwak dari berbagai merk yang ada di pasaran telah mematuhi aturan HACCP (Hazard Analisys and Critical Control Point), SSOP (Standar Operasional Prosedur Sanitasi), dan GMP (Good Manufacturing Practice) yang terstandarisasi. Proses pencucian, roasting dan berbagai proses lainnya telah dipastikan sedemikian rupa, sehingga aman untuk dikonsumsi. Jadi, rest asure it’s safe Sahabat Sehat.

Jadi, boleh banget kalau Sahabat Sehat mau mencoba kopi asli Indonesia yang telah mencuri hati para penikmat kopi dunia ini.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Anonim. 2018. Civet Coffee a.k.a. Kopi Luwak in The Making of Kopi Luwak. https://www.purekopiluwak.com/civet-coffee/. Diakses 30 September 2021.

Sasame Coffee. 2021. Mengenal Kopi Luwak Indonesia, Salah Satu Kopi Termahal di Dunia. https://www.sasamecoffee.com/kopipedia/mengenal-kopi-luwak/. Diakses 30 September 2021.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.