Sahabat Sehat, kamu tentunya sering menikmati kopi Robusta dan Arabica. Namun, tahukah kamu bahwa ada jenis kopi lain selain Arabica dan Robusta. Yuk, kenalan dengan kopi Liberica.
Kopi Liberica
Kopi Liberica adalah jenis kopi yang berasal dari daerah dataran rendah di Afrika Barat dan Malaysia, tumbuh sebagai pohon besar dengan tinggi hingga 18 m, daun kasar yang besar, biji kopi berukuran besar Coffea liberica mengandung sekitar 1.4% kafein, sedangkan mayoritas varietas Coffea robusta dan Coffea arabica mengandung 1,7% dan 1% kafein.

Rasa kopi Liberica sebanding dengan C. robusta, namun juga dikenal karena kelangkaannya. Faktanya, biji kopi ini hanya menyumbang 2% dari keseluruhan konsumsi kopi dunia. Salah satu alasan kelangkaannya adalah kesulitan panen dan pemrosesan.
Rasa dan Keistimewaan Kopi Liberica
Biji kopi Liberica segar beraroma floral dan fruity. Namun, akan menghasilkan aroma dan rasa kuat dan woody saat diseduh. Kandungan kafeinnya lebih rendah daripada Robusta, tapi memiliki rasa dan aroma yang kuat. Rasa Liberica sebenarnya lebih berasal dari aftertaste daripada rasa aslinya. Liberica tidak sepahit Arabica atau Robusta, tetapi aftertaste-nya jauh lebih kuat.
Ini menawarkan pengalaman yang berbeda dengan Arabica atau Robusta, aroma Liberica digambarkan sebagai nutty dan smooky, dengan tambahan aroma dark chocolate saat pemrosesan coklat. Flavor yang kuat ini menjadikannya memiliki rasa yang berat dan meninggalkan aftertaste yang cukup lama. Oleh karena itu, di Filipina jenis Liberica disebut sebagai “manly coffee”.
C. liberica memiliki varietas lebih sedikit dibanding C. arabica dan C. robusta, dua di antaranya sebagai berikut.

Kape Barako (kopi Barako)
Kultivar Liberica yang dibudidayakan di Filipina hanya memproduksi sekitar 1% dari total kopi komersial dalam skala global. Cenderung tidak diekspor dan ditujukan untuk pasar lokal dan pasar turis. Memiliki daun dan biji terbesar dari semua varietas kopi.
Excelsa (Coffea excelsa atau Coffea liberica var. dewevrei)
Excelsa tumbuh di pohon besar dan kuat di ketinggian sedang, biji berbentuk tetesan air mata. Tumbuh terutama di Asia Tenggara, di mana digunakan sebagai campuran kopi guna menambah kompleksitas dan penguat flavor Excelsa memiliki rasa asam, fruity dan dark flavor yang menonjol sehingga meningkatkan kompleksitas dan intensitas rasa kopi.
Cara Menikmati Kopi Liberica
Kopi Liberica bukanlah pilihan terbaik untuk minuman seperti espresso, karena akan menonjolkan intensitas kopi dan rasa yang kuat. Sehingga, kurang ideal untuk membuat minuman berbahan dasar espresso seperti cappucino.
Namun, rasa unik Liberica cocok untuk metode penyeduhan manual manual seperti French press dan penyeduhan pour-over. Liberica paling enak dinikmati sebagai kopi hitam dan diseruput perlahan untuk merasakan kompleksitas rasa yang unik dalam setiap cangkirnya.
Sahabat Sehat, bagi kamu penyuka kopi sudahkah mencicipi Liberica?
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
