Kenali Skinny Fat dan Cirinya

Punya tubuh ramping dengan berat badan yang ideal sudah pasti menjadi idaman hampir semua orang. Meskipun begitu, tubuh ramping dengan berat badan normal bukanlah jaminan bahwa kadar lemak yang ada dalam tubuh juga normal. Kondisi yang demikian ini dikenal dengan nama skinny fat.

kenlai skinny fat dan cirinya
Foto: Freepik.com

Apa itu skinny fat?

Skinny fat atau dikenal juga dengan thin fat merupakan kondisi ketika tubuh terlihat normal, tapi memiliki kadar lemak yang tinggi. Secara timbangan, tubuh memang memiliki berat badan yang normal dan ngga menunjukkan adanya pertambahan berat badan. Meski begitu, terdapat timbunan lemak tersembunyi dalam tubuh yang melebihi batas normal pada orang bertubuh kurus.

Lemak yang ada dalam tubuh terbagi menjadi dua jenis, yakni lemak subkutan dan lemak visceral. Lemak subkutan merupakan lemak yang terletak dibawah permukaan kulit, sedangkan lemak visceral letaknya tersembunyi di sela-sela organ dalam atau di bawah perut.

Penumpukan lemak pada seseorang bertubuh kurus atau ramping ini, biasanya diakibatkan oleh gaya hidup yang kurang sehat. Jarang berolahraga atau mengonsumi makanan yang kurang bergizi menjadi salah satu penyebabnya.

Kenali Cirinya

Sama halnya dengan obesitas, skinny fat juga berbahaya bagi kesehatan tubuh apabila ngga segera diatasi. Orang yang mengalami skinny fat sering kali ngga merasa bahwa tubuhnya memiliki lemak berlebih. Apabila hal ini diabaikan tentu akan meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti kolesterol tinggi, diabetes tipe-2, hingga memicu penyakit kronis.

kenali ciri skinny fat
Foto: Unsplash.com

Walaupun kebanyakan orang ngga mudah menyadarinya, ada beberapa ciri yang perlu Sahabat Sehat perhatikan.

Perut menjadi buncit

Kadar lemak berlebih yang tersembunyi di bagian perut akan membuat perut terlihat buncit. Pada kondisi skinny fat, perut yang membuncit ngga akan berpengaruh pada timbangan, sehingga berat badan tetap normal tapi perut menjadi buncit.

Sulit melakukan push-up dan sit-up

Penumpukan lemak visceral pada tubuh akan menyulitkan ketika melakukan olahraga yang berhubungan dengan otot perut, seperti push-up dan sit-up. Belum lagi jarang berolahraga akan membuat tubuh ngga memiliki massa otot, sehingga sulit melakukan gerakan tersebut.

Lingkar pinggang yang melebar

Lingkar pinggang ideal menurut standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan adalah 80 cm ke bawah untuk perempuan dan 90 cm ke bawah untuk laki-laki. Lemak menumpuk di bagian tengah tubuh akan membuat lingkar pinggang menjadi bertambah lebar. Batasan lingkar pinggang yang normal bagi seseorang dengan tubuh kurus adalah 88 cm, jadi perlu diwasapadai apabila tubuhmu terluhat kurus namun lingkar pinggang tubuh melebihi 88 cm.

Skinny fat bisa diatasi dengan memperbanyak aktivitas fisik untuk membakar lemak seperti olahraga, dan tidur yang cukup. Sahabat Sehat juga perlu senantiasa memperhatikan asupan dan pola makan supaya pembakaran lemak menjadi lebih maksimal.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Kapoor, Nitin. 2021. Thin Fat Obesity: The Tropical Phenotype of Obesity. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK568563/ dilansir pada 19 November 2021 

Brown, Matthew., et al. 2020. Skinny Fat: Metabolic Disease Without The Metabolic Phenotype. JACC Journals, 75(11).

healthyfood. 2019. Are You Skinny Fat? https://www.healthyfood.com/advice/are-you-skinny-fat/ dilansir pada 19 November 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.