Lawan Stunting, Mulai dari Lingkup Keluarga

Lawan Stunting, Mulai dari Lingkup Keluarga
Foto: Pexels.com

Halo Sahabat Sehat! Tanggal 10 November dikenal sebagai Hari Pahlawan Nasional. Jika dulu pahlawan Indonesia bergerak melawan penjajah, maka masa ini yang patut kita lawan adalah masalah-masalah yang menghambat perkembangan dan kemajuan Indonesia. Salah satunya yaitu dengan melawan stunting. Kamu bisa mulai dari lingkup terdekat, seperti  keluarga, lantas bagaimana caranya? Simak penjelasan berikut.

Masalah stunting di Indonesia

Stunting adalah gangguan kesehatan yang ditunjukkan dengan gagal tumbuh, sehingga anak punya tinggi atau panjang badan ngga sesuai dengan usianya. Lalu, kenapa stunting dipermasalahkan? Stunting tentunya bisa memberikan banyak dampak negatif pada anak, seperti penurunan kemampuan kognitif dan motorik yang nantinya bisa menurunkan produktivitas, serta lebih rentan mengalami penyakit tidak menular.

Membahas tentang stunting seolah ngga ada habisnya, namun memang faktanya stunting masih jadi fokus masalah kesehatan di Indonesia. Dilansir Kementerian Kesehatan hasil survei status gizi balita Indonesia 2019, sebanayak 27,76% balita Indonesia mengalami stunting, sedangkan target pemerintah Indonesia yaitu bisa menekan angka tersebut hingga 14% pada tahun 2024.

Peran keluarga lawan stunting

Anak tidak stunting merupakan ‘investasi negara’. Anak-anak nantinya akan jadi penerus bangsa. Indonesia tentunya butuh sumber daya manusia unggul, berkualitas, dan produktif. Salah satu upaya untuk mewujudkan hal itu, yaitu dengan menekan kejadian stunting pada anak dengan mengoptimalkan lingkup keluarga.

Lawan Stunting, Mulai dari Lingkup Keluarga
Foto: Pexels.com

Lingkup keluarga berarti berkaitan dengan keluarga atau sanak saudara, khususnya orang tua. Upaya pencegahan stunting bisa dilakukan dengan pendekatan dalam bentuk tiga hal, melalui edukasi stunting, sikap, atau keterampilan terhadap pencegahan atau penanganan stunting. Keluarga perlu tahu apa itu stunting, dampaknya, bagaimana mencegah, atau mengatasi stunting.

Apa yang perlu dilakukan untuk lawan stunting?

Edukasi sebenarnya hal yang sudah sering dijalankan pada kegiatan penyuluhan di posyandu. Bahkan ngga hanya dalam bentuk edukasi, terkadang juga demonstrasi atau pelatihan keterampilan yang berkaitan dengan pola asuh juga dilakukan. Selain itu ada pula penangan penyakit yang sering menjangkit anak-anak dan pemberian makanan tambahan untuk anak gagal tumbuh dari subsidi pemerintah.

Jadi ngga hanya bergantung pada layanan kesehatan atau tenaga medis saja. Tahap selanjutnya, lingkup keluarga mengambil peran penting, apakah edukasi dan keterampilan yang didapat bisa berjalan dengan optimal. Lingkup keluarga perlu mendukung dan peduli dengan kesehatan, bahkan semenjak kehamilan, ketika lahir berikan motivasi supaya rutin ke posyandu, jaga pola makan anak tetap bergizi seimbang.

Mirisnya, terkadang ada pengaruh negatif dari keluarga sendiri yang menghambat pemberian ASI, yang tepat adalah dukung ibu untuk berikan ASI hingga usia dua tahun dan memberikan MP-ASI sesuai usianya, jangan lupa untuk saling jaga, hidup bersih dan sehat.

Bagaimana Sahabat Sehat? Perhatikan pertumbuhan anak dengan rutin ke posyandu setiap bulan, jika ada masalah segera konsultasikan dengan tenaga medis. Jangan sampai sudah tahu stunting, namun tetap dibiarkan pola hidup dan makan tidak sesuai. Penting untuk menciptakan keluarga lebih peduli terhadap stunting. Stunting bukan masalah sepele, loh! Yuk, lawan stunting dan bantu Indonesia capai bebas stunting.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Bappenas. 2021. Perpres Percepatan Penurunan Stunting untuk Perbaikan Gizi Indonesia. https://www.bappenas.go.id/id/berita-dan-siaran-pers/perpres-percepatan-penurunan-stunting-untuk-perbaikan-gizi-indonesia/. Diakses 8 November 2021.

Helmyati, S., Atmaka, D. R., Wisnusanti, S. U., & Wigati, M. (2020). STUNTING: Permasalahan dan Penanganannya. UGM PRESS.

Doni003. 2021. Kominfo. Pemerintah Harapkan Peran Aktif Keluarga dalam Penanggulangan Stunting. https://www.kominfo.go.id/content/detail/35353/pemerintah-harapkan-peran-aktif-keluarga-dalam-penanggulangan-stunting/0/berita. Diakses 8 November 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.