Manakah Waktu Olahraga yang Baik saat Puasa?

Puasa bukan menjadi alasan untuk menghentikan olahraga rutin, loh, Teman Sehat! Kebugaran dan kesehatan tubuh sangat perlu dijaga saat puasa. Tapi, kamu juga perlu memperhatikan pemilihan waktunya, karena adanya perubahan waktu makan saat puasa. Berikut ini terdapat beberapa pilihan waktu yang baik agar kamu bisa tetap berolahraga sesuai dengan kondisi tubuh. Yuk, simak!

Pagi

Beberapa orang memilih olahraga di pagi hari ketika berpuasa. Pilihan ini dilakukan karena energi yang didapatkan ketika sahur belum digunakan untuk aktivitas lain, sehingga tubuh masih bisa memberikan performa baik. Tapi kelemahannya, setelah berolahraga, tubuh ngga mampu mendapatkan asupan kembali.

Energi dan cairan yang hilang selama olahraga menjadikan tubuh terasa lemas, sementara waktu berbuka masih lama. Melakukan kegiatan ini di pagi hari kurang cocok untuk kamu yang memiliki aktivitas tinggi setelahnya. Jika kamu berniat melakukannya di pagi hari, maka pastikan asupan karbohidratmu cukup saat makan sahur, sehingga mampu meminimalisir kelelahan setelah berolahraga.

Sore

Sore hari menjelang berbuka menjadi waktu favorit berolahraga untuk sebagian orang. Setelah berolahraga, tubuh mampu mendapatkan asupan makanan dan minuman ketika berbuka. Energi dan cairan yang hilang bisa digantikan dengan segera.

Namun, kelemahan olahraga di watu ini, yaitu tubuh ngga mampu memberikan kemampuan terbaiknya. Hal ini dikarenakan energimu telah digunakan beraktivitas dari pagi hingga sore hari. Pemilihan jenis olahraganya juga terbatas, dengan tingkatan yang ringan hingga sedang. Olahraga di waktu ini juga kurang cocok dilakukan untuk penderita diabetes karena meningkatkan risiko rendahnya gula darah (hipoglikemia).

Malam

Malam hari banyak dipilih sebagian orang untuk berolahraga, sekitar 2-3 jam setelah berbuka. Malam merupakan waktu, saat energi telah terisi kembali setelah berbuka. Tubuh kamu juga lebih bertenaga dan aktif. Performa olahraga terbaik saat puasa bisa kamu dapatkan ketika malam hari.

Akan tetapi, kelemahan olahraga di malam hari, bisa mengganggu jam tidurmu. Hal ini dikarenakan respon tubuh yang diberikan akibat olahraga. Beberapa akan merasa detak jantung meningkat, sehingga mengganggu kualitas tidur. Dalam keadaan tidur, sebaiknya tubuh berada dalam keadaan rileks, agar ritme detak jantung tetap stabil. Terganggunya jam tidur, akan menyebabkan menurunnya kualitas mental dan aktivitas kerja di kemudian hari.

Nah, itulah beberapa pilihan waktu berolahraga yang bisa kamu pilih saat puasa. Kebutuhan olahraga setiap orang berbeda-beda. Kamu bisa memilih kira-kira waktu mana yang paling baik sesuai dengan kondisi tubuh dan aktivitas masing-masing. Selamat mencoba, Teman Sehat!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *