Mengapa Suntik Vitamin K Penting Bagi Bayi Baru Lahir?

Halo Sahabat Sehat! Tahukah kamu bahwa bayi baru lahir perlu mendapatkan suplementasi vitamin K melalui suntikan. Hal ini disebabkan oleh tingginya risiko perdarahan akibat defisiensi atau kekurangan vitamin K.

Perdarahan bayi baru lahir

Penjelasan mengenai perdarahan pada bayi baru lahir sudah pernah dilaporkan sebelum tahun 1800-an. Sesudah tahun 1943, American Academy of Pediatrics (AAP) juga melaporkan bahwa gangguan perdarahan di awal kehidupan bayi diakibatkan oleh defisiensi vitamin K melalui pemeriksaan laboratorium (prothrombin dan faktor VII).

suntik vitamin k pada bayi baru lahir
Foto: Unsplash.com

Faktor penyebab perdarahan yang teridentifikasi saat itu kemudian dikenal sebagai perdarahan akibat kekurangan vitamin K atau vitamin K deficiency bleeding (VKDB) dengan berbagai derajat keparahan masing-masing. VKDB yang terjadi pada bayi bisa lebih tinggi terjadi pada bayi yang memiliki penyakit penyerta lainnya, seperti diare kronis, atresia bilier, dan kekurangan enzim tripsin.

Pertama, tahap awal VKDB terjadi dalam 24 jam. Biasanya terjadi ada ibu yang mengonsumsi obat berupa antibiotik, antikejang, antituberkulosis, atau warfarin yang mempengaruhi proses pengolahan vitamin K.

Kedua, tahap klasik, bersifat idiopatik atau belum jelas penyebabnya, terjadi antara dua hari samapai satu minggu kehidupan bayi. Penelitian menyebutkan bahwa kelompok bayi laki-laki yang ngga mendapatkan vitamin K mengalami peningkatan perdarahan sebesar enam kali lipat. Bayi ASI dalam penelitian ini juga terbukti berisiko lebih tinggi perdarahan dibandingkan bayi yang mendapatkan susu formula.

Ketiga, onset lambat terjadi saat usia bayi satu minggu sampai enam bulan. Hasil studi menunjukkan bukti kejadian perdarahan otak sebesar 30-60% kasus pada bayi yang belum mendapatkan vitamin K.

Profilaksis vitamin k bayi baru lahir

suntik vitamin k pada bayi baru lahir
Foto: Pixabay.com

Vitamin K dibutuhkan oleh bayi untuk proses pembekuan darah sehingga bayi sangat rentan mengalami perdarahan. Oleh karenanya, untuk memenuhi kebutuhan bayi, diperlukan suntikan vitamin K supaya tehindar dari komplikasi penyakit yang berbahaya.

Terdapat alasan utama mengapa bayi baru lahir mengalami kondisi kekurangan vitamin K, yaitu kurangnya asupan vitamin K dari ibu dan kondisi usus bayi yang belum memiliki bakteri baik penghasil vitamin K.

Sejak tahun 2003, AAP telah menegaskan rekomendasi penggunaan vitamin K untuk mencegah VKDB dan diberikan pada bayi baru lahir melalui oral dan atau injeksi. Namun, sejauh ini penggunaan vitamin K yang paling umum dilakukan adalah melalui suntikan. Dosis tunggal intramuskular yang diberikan yaitu 0,5 hingga 1,0 mg.

Sahabat Sehat, vitamin K terbukti aman dan manfaatnya sangat esensial bagi bayi. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan vitamin K juga bisa diperoleh dari ASI dan makanan (bayam, brokoli, kacang kedelai, daging, telur, hati dan ikan). Bayi sehat, menyongsong masa depan yang cerah.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Hand I. 2022. Vitamin K and the Newborn Infant. https://publications.aap.org/pediatrics/article/149/3/e2021056036/184866/Vitamin-K-and-the-Newborn-Infant?autologincheck=redirected. Diakses 9 Juni 2022

ALodokter. Manfaat Vitamin k untuk bayi baru lahir. https://www.alodokter.com/manfaat-vitamin-k-untuk-bayi-baru-lahir. Diakses 9 Juni 2022

Hand I. Why your newborn needs a vitamin K shot. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/prenatal/delivery-beyond/Pages/Where-We-Stand-Administration-of-Vitamin-K.aspx. Diakses 9 Juni 2022

Eugene Ng. 2018. Position Statement: Guidelines for vitamin K prophylaxis in newborns. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6184976/#:~:text=Since%201961%2C%20the%20American%20Academy,after%20birth%20to%20prevent%20VKDB. Diakses 9 Juni 2022

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.