Halo Sahabat Sehat, mari bahas yuk terkait asam urat tinggi atau hiperurisemia. Menurut Kemenkes, apabila kadar asam urat dalam darah meningkat, dapat terjadi penimbunan kristal asam urat pada sendi atau penyakit gout arthritis.
Penyakit ini dapat terjadi di sendi manapun seperti di jari kaki, pergelangan kaki, lutut, dan paling sering di jempol kaki. Saah satu penelitian yang dimuat dalam Journal of Endourology menyebutkan bahwa asam urat yang tinggi juga dapat menumpuk pada ginjal atau saluran kemih sehingga dapat menyebabkan penyakit batu ginjal atau batu saluran kemih.

Penyebab Terjadinya Asam Urat Tinggi
Protein yang dikonsumsi akan diproses oleh tubuh menjadi beberapa zat, salah satunya purin. Selanjutnya, purin akan diproses oleh tubuh dan menghasilkan produk sampingan berupa asam urat. Nantinya, ketika sudah selesai digunakan tubuh, asam urat akan dibuang melalui urin. Namun, jika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau jika ginjal tidak mampu menghilangkannya dengan baik, asam urat dapat menumpuk di dalam darah, menyebabkan kondisi asam urat tinggi.
Konsumsi makanan yang mengandung tinggi purin dalam jumlah banyak dapat meningkatkan produksi asam urat dan menyebabkan asam urat tinggi. Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua orang yang mengonsumsi makanan tinggi purin mengalami penyakit asam urat, karena faktor genetik dan gaya hidup juga dapat berperan. Kadar normal asam urat pada perempuan yaitu 2.4-5.7 mg/dL, sedangkan pada laki-laki yaitu 3.4-7 mg/dL.
Menurut Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) dan Asosiasi Dietisien Indonesia (ASDI) tahun 2019, berikut daftar makanan dan minuman yang perlu diperhatikan untuk menjaga kadar asam urat tetap normal.

Bahan Makanan yang Dipebolehkan
Makanan yang dikonsumsi sehari-hari seperti nasi, ubi, singkong, jagung, roti, mie, bihun, tepung beras, pudding, susu rendah lemak, telur, wortel, labu siam, terong, ketimun, selada, tomat. Buah-buahan diperbolehkan dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang.
Bahan Makanan dan Minuman yang Dibatasi
Makanan yang mengandung purin sedang dapat dikonsumsi dengan jumlah yang dibatasi. Daging, ikan atau unggas maksimal 1-1.5 potong/hari, kacang-kacangan kering maksimal 25 gram sehari dan tahu dan tempe maksimal 1 potong/hari, untuk sayuran maksimal 1 mangkuk atau sekitar 100 gram.
Sayuran yang mengandung purin sedang yaitu asparagus, bayam, daun singkong, kangkung, kembang kol, jamur, daun dan biji melinjo. Minuman yang dibatasi yaitu teh kental atau kopi maksimal 1-2 gelas per minggu.
Bahan Makanan dan Minuman yang Dihindari
Bahan makanan yang mengandung tinggi purin seperti hati ayam, hati sapi, otak, jantung, paru, jeroan, kaldu kental dari daging, bebek, ikan sarden, makarel, dan kerang-kerangan sebaiknya dihindari agar kadar asam urat tidak melebihi batas normal. Minuman yang dihindari yaitu minuman beralkohol, bir, dan minuman bersoda.
Satu hal lagi yang perlu Sahabat Sehat perhatikan yaitu mengonsumsi air putih sesuai anjuran 2 liter per hari atau setara dengan 8 gelas per hari. Konsumsi air putih yang sesuai berguna untuk membantu mengurai asam urat sehingga lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk urin.
Ditulis oleh:
Risda Monica, S.Gz
S1 Gizi IPB, Mahasiswa RD IPB

Terimakasih infonya