Sindrom Tourette, Melakuan Gerakan dan Ucapan Berulang

Sahabat Sehat, apakah kamu tau sindrom Tourette?. Sindrom ini biasanya terjadi pada anak-anak. Pada tahun 2018, sindrom ini sempat menjadi perbincangan karena dialami oleh penyanyi Billie Eilish. Sindrom ini terjadi akibat adanya gangguan pada sistem saraf. Lebih jelasnya, yuk simak informasi berikut.

Apa itu sindrom Tourette?

Istilah sindrom Tourette (Tourette syndrome) diambil dari nama seorang dokter ahli saraf berkebangsaan Perancis bernama Georges Gilles de la Tourette (1857-1904). Sindrom ini merupakan gangguan yang terjadi pada saraf dan perilaku yang ditandai dengan tidak terkontrol dan disadarinya gerakan tubuh secara cepat.

gejala Tourette syndrome
Foto: Freepik.com

Sindrom ini sangat langka dan hanya dialami oleh 5 dari 10.000 orang. Meskipun bisa dialami oleh semua kalangan usia dan jenis kelamin, sindrom Tourette lebih sering terjadi dari pada laki-laki daripada perempuan dengan perbandingan 3:1.

Sindrom ini juga termasuk kedalam gangguan tic yang melakukan gerakan secara berulang, cepat, tiba-tiba, stereotipik dan non-ritmik. Tic ini ada dua yaitu tic motorik contohnya seperti mengangkat bahu, mengedipkan mata berulang dan tic vokal contonya seperti membersihkan tenggorokan. Tic motorik biasanya lebih dulu berkembang dibandingkan tic vokal.

Apa sih penyebabnya?

Faktor genetik, seperi memiliki riwayat tic dan OCD menjadi salah satu faktor terbesar seseorang mengalami sindrom Tourette. Ada juga faktor yang lain yaitu, melemahnya pengaturan dopamin di caudate nucleus yang ada diotak.

Sindom ini dapat dipicu oleh stimulan, seperti methylphenidate dan dextroamphetamine, atau akibat adanya ketidakseimbangan atau hipersensitivitas terhadap neurotransmiter, terutama dopamin, serotonin dan norepinephrine yang bertanggung jawab dalam komunikasi antar sel saraf. Ketidaknormalan otak di daerah tertentu seperti ganglia dan frontal lobes juga dapat menjadi penyebab dari gangguan ini.

Seringkali gangguan pada sistem saraf ini juga sering dikaitkan dengan kondisi lain seperti attentiondeficit atau hyperactivity disorder (ADHD), obsesif-kompulsif (OCD) dan kesulitan belajar.

cara pencegahan gejala tics pada tourette syndrome
Foto: Freepik.com

Gejala sindrom Tourette

Kondisi ini biasanya terjadi pada anak usia 7-10 tahun, dengan gejala awal seperti gerakan tik (tic) ringan pada wajah, kepala atau tangan. Jika anak mengelami stress akan terjadinya ketidakstabilan emosi. Adapun gejala berat yang dapat dialami yaitu, melompat, berputar-putar, kompulsif, vokalisasi pengulangan kata atau suara (echolalia), mengikuti apa yang dilakukan oleh orang lain (echopraxia) dan menggunakan kata kasar (coprolalia).

Pencegahan bagi penderita

Penderita dianjurkan untuk menghingdari kafein karena dapat mengeksaserbasi atau memperparah tik. Disamping itu, menyalurkan bakat dan hobi juga bisa menjadi salah satu upaya dalam mencegah timbulnya gejala.

Selain memberikan penanganan langsung secara medis, support juga bisa dilakukan dengan membentuk grup atau forum bagi keluarga terdekatnya. Ini ditujukan agar keluarga atau orang terdekat bisa lebih mudah dalam mengakses dan berbagi informasi mengenai sindrom ini.

Sahabat Sehat, sekarang kamu sudah lebih mengenal sindrom Tourette kan? Jadi, jangan lupa share informasi ini, ya!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Anurogo, D.2013. Fenomenologi Sindrom Tourette. https://www.researchgate.net/publication/261166739_Fenomenologi_Sindrom_Tourette. Diakses 11 Januari 2023.

Fadli. 2023. Sindrom Tourette. https://www.halodoc.com/kesehatan/sindrom-tourette. Diakses 11 Januari 2023.

Koutsoklenis, A., & Theodoridou, Z. 2012. Tourette Syndrome: School-Based Interventions for Tics and Associated Conditions. https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1001073.pdf. Diakses 11 Januari 2023.

Prima, E. 2016. Peran Penerimaan Sosial terhadap Psikopatologi Perkembangan Sindrom Tourette Pada Anak. https://ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/buana-gender/article/view/234. Diakses 11 Januari 2023.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.