Sahabat Sehat, “susu” pisang sekarang bukan lagi didominasi oleh trend susu sapi dengan rasa pisang. Konsumen mulai beralih ke non-dairy milk. Sekarang ini berbagai produsen mulai memproduksi plant-based milk, salah satu produk adalah “susu” pisang, yakni produk berbasis pisang tanpa kandungan susu sapi.

Apa itu “susu” pisang?
“Susu” pisang bukanlah susu sapi rasa pisang, melainkan minuman ini sepenuhnya berbahan dasar tumbuhan, vegan, bebas produk susu sapi, dan tidak mengandung alergen utama. Susu pisang dapat menjadi substitusi susu sapi. Olahan pisang ini merupakan produk paleo-friendly. Namun, perlu diperhatikan bahwa minuman ini tidak cocok masuk dalam diet keto karena memiliki kadar karbohidrat dan gula yang cukup tinggi.
Rasa “susu” pisang bervariasi bergantung pada merk. Beberapa produsen menambahkan bahan dasar lain, seperti almond dan kedelai. Ada pula yang diberi perasa vanila, kayu manis, atau bahkan cokelat.
Kandungan Gizinya
“Susu” pisang mengandung potasium, magnesium, vitamin C, dan vitamin B. Minuman ini juga memiliki lebih banyak serat daripada susu sapi. Indeks glikemiknya berkisar antara 35 – 55, tergantung kematangan pisang yang dijadikan bahan utama. Salah satu brand bernama Moala mencantumkan dalam 240 mL terkandung 60 kalori, 1 g protein 3 g lemak, 9 g karbohidrat, 1 g serat, 4 g gula, 15 g natrium, 300 mg kalsium, dan 350 mg potassium.

Membuat “Susu” Pisang Homemade
Ambil daging pisang matang dan potong kecil-kecil kemudian bekukan. Blender pisang beku dan tambahkan sedikit air, untuk 1 pisang dapat ditambahkan ½ – ¾ gelas air. Penambahan air bergantung tingkat konsistensi yang diinginkan, bilamana ingin kental maka tambahkan lebih sedikit air. Tambahkan pemanis atau perasa jika suka.
“Susu” pisang bisa langsung diminum, ditambahkan ke kopi atau smoothie, maupun juga digunakan dalam oatmeal atau sereal. Bila ingin langsung dikonsumsi dalam bentuk minuman, segera konsumsi setelah dibuat karena warna dan tekstur dapat berubah dengan cepat.
Manfaat Konsumsi “Susu” Pisang
Salah satu manfaat paling signifikan dari minum olahan pisang ini, yaitu bersifat hipoalergenik. “Susu” pisang berasal dari pisang yang memiliki nilai GI sedang (~45), sehingga tidak meningkatkan kadar gula darah. Pisang memiliki kandungan potasium yang tinggi, mineral penting yang membantu mengatur detak jantung dan keseimbangan cairan dalam tubuh. Minum “susu” dari satu buah pisang matang setiap hari membantu menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.
Minuman ini juga kaya akan mineral seperti selenium yang baik untuk proses detoksifikasi tubuh. Olahan ini bisa juga dijadikan alternatif minuman untuk melengkapi diet karena dapat memberikan rasa kenyang, sehingga mengurangi keinginan untuk makan berlebih. Sahabat Sehat, “susu” pisang juga cocok banget bagi kamu yang intoleran terhadap laktosa.
