Tips Atasi Revenge Bedtime Procrastination

Siapa nih yang suka menunda-nunda dalam mengerjakan sesuatu? Setelah seharian hectic bekerja, terkadang timbul rasa malas untuk mengerjakan sesuatu yang lain. Tak hanya itu, tidak sedikit orang yang rela menunda waktu tidur untuk bersantai terlebih dahulu, seperti bermain media sosial, menonton film atau acara televisi. Kebiasaan tersebut dinamakan revenge bedtime procrastination.

begadang
Foto: Freepik.com

Siapa yang Mengalaminya?

Revenge bedtime procrastination merupakan fenomena saat seseorang memilih menunda waktu tidur untuk mendapatkan waktu bersantai dan refreshing setelah melalui hari yang melelahkan. Kebiasaan tersebut biasanya dialami oleh pekerja dengan tingkat stres tinggi dan jam kerja yang panjang serta tidak fleksibel. Meskipun demikian, revenge bedtime procrastination ini bisa dialami siapa saja yang bosan dengan rutinitas siang hari, termasuk remaja yang sedang beradaptasi dengan kesibukannya.

Dampak Revenge Bedtime Procrastination

Revenge bedtime procrastination dinilai sebagai kegagalan seseorang dalam mengatur dirinya. Bagaimana tidak, ia rela menunda waktu tidur demi sesuatu yang kurang bijak atau kurang bermanfaat. Bisa saja membatasi waktu santai tersebut, namun biasanya akan berlanjut hingga larut malam. Revenge bedtime procrastination ini dimulai dengan kebiasaan mengakses media sosial sebelum tidur. Awalnya hanya 10-15 menit, namun menjadi berjam-jam, bahkan sampai tidak tidur sepanjang malam karena terlalu asyik atau penasaran. Semua kondisi tersebut berisiko pada kesehatan.

Menunda waktu tidur mengakibatkan seseorang kurang tidur. Akibatnya, timbul rasa lelah, kantuk sepanjang hari, sulit fokus, tidak mampu berpikir cepat, sulit menentukan keputusan, dan emosional. Setiap hal tersebut tentu mengganggu aktivitas sepanjang hari. Lebih dari itu, kebiasaan buruk tersebut menyebabkan penurunan imunitas tubuh, penurunan kerja memori otak, diabetes, obesitas, penyakit jantung, gangguan hormonal, gangguan kecemasan, hingga depresi.

Cara Atasi Revenge Bedtime Procrastination

Penundaan ternyata tidak baik dan menimbulkan banyak risiko, termasuk menunda waktu tidur demi bersantai. Inilah beberapa cara mengatasi agar kebiasaan revenge bedtime procrastination tak balik lagi.

Revenge Bedtime Procrastination
Foto: Freepik.com

Mengikuti Sinyal Tubuh

Tidak dipungkiri, aktivitas di siang hari membuatmu lelah di malam hari. Akan tetapi, sinyal rasa lelah ini diabaikan demi bersantai di malam hari. Mulai sekarang, dengarkan sinyal tersebut dan segera penuhi kebutuhan tubuhmu untuk beristirahat.

Mengurangi Penggunaan Perangkat Elektronik

Ponsel dan perangkat elektronik lainnya, seperti laptop dan televisi, perlu dikurangi pemakaiannya menjelang tidur. Setidaknya hindari penggunaan gadget 30 menit hingga satu jam sebelum tidur. Pasalnya, paparan cahaya biru menurunkan hormon melatonin yang mengatur ritme sirkadian, termasuk waktu tidur, di mana melatonin diproduksi dalam suasana gelap.

Mengurangi Akses Media Sosial Menjelang Tidur

Tetapkan waktu tidurmu dan tepatilah. Ketika menjelang waktu tidur, batasilah akses terhadap media sosial agar tidak melampaui waktu tidurmu. Walaupun sulit dilakukan karena membutuhkan disiplin dan konsistensi, tetaplah berusaha. Alihkan keinginan untuk mengakses medsos ke hal lain yang mendukung kenyamananmu beristirahat, seperti mendengarkan musik pengantar tidur, refleksi diri, atau melakukan perencanaan untuk esok hari.

 Menghindari Makan Sebelum Tidur

Hindari makan 2-3 jam sebelum tidur karena membuatmu sulit tidur sekaligus berisiko meningkatkan berat badan. Langsung tidur setelah makan juga tidak dianjurkan karena tubuh perlu waktu memproses makanan.

Menciptakan Suasana Nyaman

Suasana nyaman di dalam kamar membuat tubuh rileks dan meningkatkan kualitas tidur. Aturlah suhu kamar dan redupkan pencahayaan saat persiapan tidur. Boleh juga menyalahkan diffuser yang sudah ditetesi minyak esensial yang membuatmu tidur lelap.

Membuat Jadwal Kegiatan

Penyebab utama revenge bedtime procrastination adalah kurangnya waktu santai di siang hari. Buatlah jadwal kegiatan dan tentukan waktu istirahat di siang hari agar bisa me time, seperti mendengarkan musik, menonton satu episode drama, dan lainnya. Selain iut, buatlah juga jadwal tidur.

Itulah berbagai informasi dan tips untuk mengatasi penundaan waktu tidur. Boleh saja bersantai, namun usahakan tahu batasannya. Jangan sampai terjebak dalam kebiasaan revenge bedtime procrastination, ya. Sayangilah tubuhmu mulai dari sekarang.

Referensi

Alodokter.com. 2022. Mengenal Revenge Bedtime Procrastination, Fenomena Psikologi tentang Begadang. https://www.alodokter.com/mengenal-revenge-bedtime-procrastination-fenomena-psikologi-tentang-begadang. Diakses pada 10 Juni 2024.

Pawestri, Hillary Sekar. 2023. Revenge Bedtime Procrastination, Rela Tidur Telat Demi Bersantai. https://hellosehat.com/mental/mental-lainnya/revenge-bedtime-procrastination/#google_vignette. Diakses pada 10 Juni 2024.

Wandansari, Gita Pertiwi. Revenge Bedtime Procrastination Kenapa Kita Rela Main Sosmed sampai Larut. https://binus.ac.id/bekasi/2024/04/revenge-bedtime-procrastination-kenapa-kita-rela-main-sosmed-sampai-larut/. Diakses pada 10 Juni 2024.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.