Tips Menyimpan Daging Kurban!

Halo, Teman Sehat! Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah atau biasa disebut Hari Raya Kurban sudah tiba. Buat kamu yang berkurban tahun ini, pasti kebagian dagingnya, nih! Nah, kira-kira setelah dapat daging kurban, gimana ya, cara menyimpannya agar lebih awet? Yuk, simak beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyimpan daging kurban! Check it out!

Pengawetan daging

Daging merupakan salah satu sumber pangan hewani yang memiliki kualitas gizi yang baik. Banyaknya kandungan air membuat bakteri bisa tumbuh cepat. Daging yang berada pada suhu ruang dan ngga disimpan kurang dari 24 jam, akan cepat mengalami kerusakan.

Nah, cara sederhana untuk mengawetkan daging yaitu dengan pendinginan atau pembekuan. Tujuannya agar pertumbuhan bakteri jahat terhambat sehingga membuat daging cepat busuk. Metode ini sangat sering digunakan oleh warung makan, restoran, dan pasar swalayan yang menjual daging.

Perhatikanlah beberapa hal ini!

Saat kamu menerima daging hasil kurban, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti suhu, wadah, kebersihan, kelembaban, dan 4 poin penting dibawah ini!

Jangan mencuci daging!

Mencuci daging mentah dikhawatirkan akan mengontaminasi alat dan bahan lain yang berada di sekitar daging. Daging mentah, berisiko terpapar bakteri jahat disekitarnya sehingga berisiko menyebabkan keracunan, sakit perut, mual, muntah atau biasa disebut foodborne disease. 

Tap, Black, Faucet, Kitchen, Sink, Interior, Design

Bakteri yang terdapat di dalam daging akan ikut mati apabila kamu memasaknya hingga benar-benar matang. Pencucian boleh dilakukan, jika kamu memastikan ngga ada kontaminasi ke alat dan bahan lainnya, ya!

Pisahkan daging

Pisahkan daging ke dalam beberapa wadah sesuai dengan porsi yang biasa digunakan untuk memasak. Tujuannya ketika dibutuhkan untuk memasak, kamu cukup mengambil daging dalam satu wadah saja, sehingga ngga mengganggu daging lain yang ngga digunakan. Hal ini juga dilakukan untuk menghindari penurunan kualitas daging. Jauhkan juga daging dari bahan-bahan mentah lainnya, ya!

Perhatikan suhu simpannya!

Suhu yang tepat saat menyimpan daging, bisa menghambat pertumubuhan bakteri jahat, loh! Suhu penyimpanan daging segar yaitu pada rentang suhu (-5) – 00C dan dapat bertahan selama <3 hari. Sedangkan pada suhu (-10) – (-5)0C mampu bertahan lebih lama, yaitu ≤1 minggu dan suhu < (-10)0C bisa bertahan selama lebih dari 1 minggu.

Celsius, Centigrade, Gauge, Glass, Heat, Indicator

Sebuah studi menyatakan bahwa kandungan zat gizi daging yang disimpan pada  keadaan yang berbeda yaitu segar, dingin, dan beku di pasar tradisional memberikan hasil yang sama. Zat gizi makro ketiga daging masih sama-sama baik, loh! Kecuali kandungan protein yang memang menurun selama penyimpanan di tempat dingin yang dipengaruhi juga oleh lamanya penyimpanan.

Gunakanlah prinsip thawing

Thawing merupakan metode pencairan makanan beku. Kamu bisa melakukan cara ini dengan manaruh daging dari freezer ke kulkas bagian bawah (chiller) yang suhunya lebih tinggi. Selain itu kamu juga bisa menggunakan air dingin, dengan cara menaruh daging ke dalam wadah/plastik yang tahan bocor.

Meat, Food, Eat, Meat Cutting, Power, Lunch, Cook

Gantilah air pada wadah setiap 30 menit untuk mempercepat prosesnya. Penggunaan microwave juga bisa dilakukan, tapi pastikan cairan atau darah daging ngga tercecer atau terkena alat dan bahan pangan lainnya. Thawing daging di area terbuka selama lebih dari 2 jam dan berada di suhu ruang (250C) bisa melipat gandakan bakteri secara cepat, jika ngga diawasi dengan baik.

Bagaimana Teman Sehat penjelasannya? mudah kan untuk dilakukan? Mulai dari sekarang kamu bisa menyimpan daging untuk dijadikan stok bahan pangan di rumahmu dengan mudah! Yuk, share, like and comment jika artikel ini bermanfaat untuk kamu!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *