Tips Pola Hidup Bersih dan Sehat untuk Ibu Hamil!

Halo, Teman Sehat! Sebagai calon ibu yang baik, kamu perlu memperhatikan beberapa hal terkait kesehatan dan kebersihan tubuh selama mengandung hingga melahirkan. Mengapa? Karena biasanya selama kehamilan, ibu hamil terkadang terlalu ‘cuek’ menjaga pola hidup bersih dan sehat untuk dirinya sendiri dan janin yang dikandungnya.

Nah, jika hal ini dibiarkan terlalu lama, maka bisa memberikan dampak negatif selama kehamilan, loh! Lalu bagaimana sih cara menjaga pola hidup bersih dan sehat bagi ibu hamil? Let’s check it out!

1. Tidur yang cukup

Umur kehamilan yang semakin bertambah membuat perut ibu hamil semakin membesar dan bisa mengganggu pernafasannya, sehingga bisa menyebabkan kesulitan tidur. Secara ngga langsung, hal ini bisa memengaruhi stamina ibu dan menyebabkannya mudah terserang penyakit.

Kamu bisa mengatasinya dengan mencari posisi tidur yang paling nyaman dan sempatkanlah tidur jika waktunya tepat. Istirahat yang cukup dan teratur bagi ibu hamil, bisa meningkatkan kesehatan jasmani, rohani ibu dan janin yang dikandungnya. Kebutuhan tidur yang efektif adalah 8 jam per hari.

2. Menjaga kebersihan tubuh

Kamu juga perlu menjaga kebersihan tubuhnya untuk menghilangkan berbagai kuman, termasuk jamur dan bakteri yang melekat di tubuh. Hal ini dikarenakan kuman-kuman tersebut bisa menjadi sumber penyakit infeksi. Kamu dianjurkan untuk mengganti baju dan mandi minimal dua kali sehari. Kemudian jagalah kebersihan miss V kamu agar ngga terpapar kuman yang bisa menjalar ke saluran reproduksi sehingga menyebabkan infeksi.

3. Pemberian imunisasi

Ternyata ibu hamil perlu diimunisasi juga, loh! Pemberian imunisasi Tetanus Toksoid (TT) diperlukan untuk mencegah terjadinya penyakit tetanus pada ibu dan bayi yang dikandungnya. Berdasarkan rekomendasi WHO, jika ibu hamil tidak pernah mendapatkan imunasi TT, maka harus mendapatkan paling sedikit dua kali selama kehamilan, yaitu pada saat kunjungan pertama dan satu bulan kemudian serta harus sudah lengkap 2 bulan sebelum persalinan.

4. Tidak merokok, mengonsumsi alkohol, dan menggunakan narkoba

Merokok bisa berdampak buruk bagi kesehatan ibu, seperti meningkatkan risiko berat badan lahir rendah (kurang dari 2500 gram) dan keguguran yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang ngga merokok. Penggunaan narkoba juga bisa membahayakan janin dan ibu dengan risiko dari keguguran, bayi lahir prematus serta kematian. Kemudian risiko kerusakan sistem otak pusat bayi atau Fetal Alcohol Syndrome (FAS) bisa terjadi pada ibu hamil yang mengonsumsi alkohol.

Nah, sekarang Teman Sehat sudah paham kan? Bagi kamu para ibu atau calon ibu jangan lupa untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta konsumsi makanan yang sehat dan bergizi, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *