Yuk Bikin Tempe Sendiri di Rumah!

Halo Teman Sehat! Tanggal 6 Juni ditetapkan sebagai Hari Tempe Nasional, bahkan Internasional, loh! Tempe sudah dikenal di Indonesia sejak dulu dan menjadi salah satu makanan khas Indonesia yang akan didaftarkan ke UNESCO. Nah, apakah kamu suka makan tempe? Coba bikin sendiri yuk di rumah.

Foto: Flickr.com/photos/25802865@N08/

Bahan-bahan yang diperlukan

  • 250 gram kacang kedelai
  • Sejumput ragi tempe
  • 1,5 liter air untuk merendam kacang kedelai
  • 1 sdm cuka

Cara membuat

  1. Cuci bersih kacang kedelai, rebus selama 10 menit
  2. Bila sudah agak dingin, remas dan buang kulit arinya, lalu saring
  3. Rendam dengan cuka selama 7 jam, saring
  4. Cuci, lalu kukus selama 15 menit, dinginkan (biarkan di suhu ruang sambil diangin-anginkan dan dikeringkan dengan kain)
  5. Taburkan ragi, aduk rata
  6. Kemas dalam daun pisang atau plastik yang sudah dilubangi di seluruh permukaan dengan jarak 1-2 cm, tutup rapat
  7. Fermentasi di suhu 30oC selama 36 jam
  8. Tempe siap untuk diolah menjadi berbagai menu

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat tempe

Pastikan kebersihan diri sebelum mulai mengolah tempe supaya ngga terjadi kontaminasi. Hal ini cukup penting karena produk ini dibuat dengan bantuan mikroba (ragi tempe). Kondisi ngga steril, justru bisa menyebabkan mikroba lain tumbuh dan membuat tempe jadi busuk.

  • Proses perebusan

Tahap ini dilakukan supaya kacang kedelai menjadi lebih lunak dan bisa menyerap air lebih banyak dan memudahkan proses pengasaman pada tahap perendaman nanti. Jika tahap ini ngga dilakukan, kamu jadi perlu merendamnya lebih lama dan akan muncul bau asam.

  • Penghilangan kulit ari

Tujuannya supaya asam laktat dari cuka bisa masuk lebih mudah ke dalam biji kacang dan miselium (bagian dari jamur/ragi yang berfungsi untuk menyerap makanan) lebih mudah tumbuh selama fermentasi. Pastikan kulit terlepas semua, karena kulit yang tersisa bisa menghambat pertumbuhan bakteri asam laktat yang menghasilkan enzim protease, lipase, dan amilase pada kacang selama perendaman.

  • Perendaman dengan cuka

Penambahan cuka bisa mempercepat durasi perendaman hingga 10 jam, karena pertumbuhan miselium akan lebih mudah tumbuh dalam kondisi asam. Proses ini membantu bakteri asam laktat untuk membentuk berbagai macam vitamin B.

  • Pencucian

Proses ini bertujuan untuk menghilangkan asam dan hilangkan lendir yang dihasilkan bakteri asam laktat. Nah, hal ini juga bisa mencegah terjadinya pembusukan akibat adanya aktivitas mikroba lain selain ragi.

Foto: Flickr.com/photos/caylan/
  • Pengukusan

Tahap ini dilakukan supaya tekstur kacang makin lunak, matang dan membunuh bakteri kontaminan yang ngga diinginkan yang hidup selama perendaman. Kacang akan lebih bersih, lebih tahan lama dan ngga asam bila dilakukan dua kali pemanasan (awal dan tahap ini).

  • Peragian

Kacang harus benar-benar bersih, kering dan dingin sebelum disebarkan ragi di seluruh bagian kacang.

  • Pengemasan

Kacang bisa dibungkus menggunakan daun pisang atau plastik. Bila menggunakan plastik, pastikan dilubangi supaya oksigen bisa masuk dan pertumbuhan kapang menjadi hifa (benang-benang halus putih) yang bersatu membentuk miselium (struktur berwarna putih kompak di seluruh permukaan tempe) lebih optimal. Lubang yang dibuat ngga boleh terlalu besar dan banyak karena akan menghasilkan banyak bintik hitam (jamur yang ngga diinginkan).

  • Fermentasi

Fermentasi dilakukan di tempat yang lembab. Suhu ngga boleh terlalu dingin karena dapat menghalangi pertumbuhan ragi.

Nah, seperti itulah cara pembuatan tempe yang biasa kalian makan sehari-hari. Cukup mudah bukan? Jangan lupa share dan comment ya, Teman Sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Referensi

Ani Radiati dan Sumarto. 2016. Analisis Sifat Fisik, Sifat Organoleptik, Dan Kandungan Gizi Pada Produk Tempe Dari Kacang Non-Kedelai
http://jatp.ift.or.id/index.php/jatp/article/view/32%202016

How to Make Tempe.
https://www.tempemovement.com/maketempe
Diakses pada 5 Juni 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.