Halo Teman Sehat! Seberapa sering kamu mengalami stres? Duh pertanyaannya, jleb banget ngga? Jawabannya bisa jadi hampir setiap hari, iya kan?

Tapi, apa sih sebenernya stres itu? Menurut salah satu pakar kejiwaan, Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, stres adalah reaksi tubuh terhadap setiap tuntutan atas berbagai hal. Setiap kehidupan selalu ada permasalahan. Tapi, kalau setiap permasalahan itu belum terselesaikan dan terus menumpuk, hal itu bisa memicu stres. Bener banget kan, Teman Sehat?
Lalu, banyak yang bilang kalau stres bisa memicu berbagai penyakit. Emang gimana sih reaksi tubuh akibat stres? Ternyata, menurut Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, beberapa bagian dari tubuh bisa menunjukkan gejala ketika stres loh. Check it out!

1. Mata
Pandangan terasa kabur adalah salah satu tanda kalau kamu lagi stres. Padahal, sebelumnya biasa-biasa aja, dan bahkan setelah diperiksakan ke dokter, matamu baik-baik aja.
2. Daya pikir
Nah, kalau kamu tiba-tiba jadi sering lupa, kehilangan konsentrasi, cepat lelah kalau berpikir, dan disertai sakit kepala, bisa jadi kamu sedang mengalami stres.
3. Kulit
Munculnya keringat yang berlebihan bahkan ketika udara sedang tidak panas juga bisa menjadi penanda kalau kamu sedang mengalami stres. Suhu tubuh sering ngga stabil, terkadang muncul reaksi gatal-gatal. Pada kulit wajah, ngga jarang dijumpai munculnya jerawat yang berlebihan. Hal ini disebabkan oleh adanya perubahan hormonal akibat stres.
4. Pernapasan
Ketika stress, otot-otot rongga dada kurang elastik dan menimbulkan rongga dada relatif menyempit. Hal ini bisa mengakibatkan kamu merasa sesak atau berat ketika bernapas.
5. Jantung
Ketika stress debaran jantung menjadi salah satu tandanya. Debaran jantung akan terasa lebih kuat dan disertai dengan sesak, pusing, sampai seolah-olah mau pingsan. Gejala ini terkadang disertai dengan kondisi telapak tangan atau kaki yang terasa dingin.
6. Lambung
Ketika stres, risiko terkena penyakit maag jadi meningkat loh. Saat kamu lagi tegang ataupun cemas, asam lambung akan meningkat secara berlebihan dan memunculkan rasa mual, pedih, bahkan panas.
7. Kadar gula darah
Secara normal, tubuh memiliki pertahanan untuk menurunkan kadar gula saat stres. Tapi, apabila stress terjadi dalam jangka waktu yang lama, kemampuan tubuh untuk menurunkan kadar gula saat stres mulai menurun. Hal ini terjadi karena produksi insulin atau reseptor insulin mengalami gangguan. Kondisi ini berakibat pada peningkatan risiko penyakit diabetes mellitus.
Lalu, gimana cara mempertahanakan kondisi tubuh terhadap masalah dalam kehidupan sehari-hari?
Jawabannya ngga lain dan ngga bukan: makan yang bergizi dan seimbang.
Jaga kondisi tubuh dengan mengonsumsi makanan yang sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang, sesuai porsi, tidak berlebihan, rutin mengonsumsi sayur dan buah, serta minum air putih yang cukup per harinya.

Tidur yang cukup dan berkualitas, bangun pagi, berolahraga, bersosialisasi, dan manajemen waktu yang baik menjadi upaya untuk mempertahankan kondisi tubuh dari berbagai tantangan kehidupan.
Baca juga cara menaggulangi stress disini
Apa kamu mengalami semua hal itu kalau lagi stres? Yuk, tulis jawabanmu di kolom komentar! (agt&don)

