Halo Teman Sehat, sering kali kita mendengar istilah “Kamu adalah apa yang kamu makan (You Are What You Eat), nah apakah hal ini berlaku juga untuk para pecinta pedas? Benarkah makanan pedas bisa meningkatkan agresivitas? Yuk simak penjelasannya!
Makanan pedas dan agresivitas
Kementerian Kesehatan Malaysia juga berpendapat bahwa makanan pedas bisa meningkatkan agresivitas seseorang. Mereka mengelola makanan untuk para tahanan dengan cita rasa hambar untuk menjaga supaya kondisi di dalam sel lebih terkendali.
Begitu juga dengan praktisi kedokteran Asia yang percaya bahwa mengonsumsi makanan pedas bisa meningkatkan agresivitas dengan cara meningkatkan pH dan tekanan darah.

Semakin pedas, semakin agresif
Pada tahun 2017, terdapat sebuah percobaan untuk membuktikan hubungkan antara rasa pedas dengan agresivitas yang diikuti oleh 105 partisipan. Percobaan pertama dilakukan dengan menanyakan seberapa pedas makanan yang dikonsumsi, kemudian dihubungkan dengan tes kepribadian untuk mengukur tingkat agresivitas partisipan.
Ternyata hasilnya cukup menarik loh! Partisipan yang mengonsumsi makanan lebih pedas dilaporkan memiliki agresivitas lebih tinggi.
Pengaruh jumlah konsumsi
Apakah benar jumlah konsumsinya juga berpengaruh? Penasaran akan hal tersebut, dilakukan penelitian tahap dua dengan membagi partisipan menjadi dua kelompok secara acak.
Kelompok pertama untuk partisipan yang sering mengonsumsi makanan pedas dan kelompok kedua untuk partisipan yang ngga mengonsumsinya. Penelitian dilanjutkan dengan mengukur tingkat keagresifan setiap partisipan.
Hasilnya menunjukkan bahwa, semakin banyak konsumsi makanan pedas maka kemungkinan munculnya pikiran agresif semakin tinggi.
Pengaruh gambar dan tulisan
Belum cukup puas dengan hasil yang diperoleh, percobaan ketiga dilakukan untuk mengetahui pengaruh gambar dan kata yang berhubungan dengan makanan pedas. Hal ini didasarkan pada penelitian lainnya telah membuktikan adanya pengaruh gambar alkohol dan senjata api terhadap agresivitas seseorang.
Ternyata pernyataan tersebut telah terbukti benar loh! Agresi seseorang bisa terpicu meskipun orang tesebut ngga mengonsumsinya secara langsung. Jika dibandingkan dengan tulisan, gambar yang menunjukkan makanan pedas memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap keagresifan seseorang.
Dari penelitian tersebut sudah terbukti, kalau makanan dengan rasa pedas bisa membuat seseorang lebih agresif. Tapi, bukan berarti orang tersebut bisa langsung bertindak secara agresif seperti melakukan tindakan kekerasan atau kejahatan ya!
Waktu yang tepat untuk makan pedas
Nah, setelah mengetahui informasi ini kamu bisa lebih tahu waktu yang tepat untuk mengonsumsi makanan pedas! Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan pedas sebelum melakukan pertandingan olahraga, khususnya olahraga yang memungkinkan terjadinya kontak fisik seperti sepakbola, basket, dan polo air.
Teman Sehat, mengonsumsi makanan pedas boleh dilakukan sesekali tapi sebaiknya jangan berlebihan ya, karena bisa menyebabkan iritasi dan menimbulkan masalah pencernaan. Jangan lupa untuk share informasi ini ke orang terdekatmu!
Editor & Proofreader: Zafira raharjanti, STP
