Sahabat Sehat, kamu tentunya pernah merasakan manisnya ubi Cilembu. Ubi cilembu bisa dibilang salah satu jeni ubi jalar paling populer di Indonesia. Tak hanya terkenal dalam negeri, ubi cilembu juga di ekspor ke mancanegara.
Mengenal Ubi Cilembu
Ubi jalar (Ipomea batatas (L) (Lam) cv. Cilembu) adalah kultivar ubi jalar yang dibudidayakan di Desa Cilembu, Jawa Barat. Ubi ini merupakan varietas asli yang diakui secara resmi oleh Departemen Pertanian RI pada tahun 2001.

Ubi cilembu bisa ditanam di sawah dan lahan kering, serta berbentuk panjang dan bulat dengan berat 0,5 – 2 kg. Warna daging umbi mentahnya kemerahan atau oranye muda, dan berubah menjadi kuning kemerahan saat dipanggang. Saat dipanggang, akan terbentuk aroma sangat khas dan rasa manis yang nikmat dengan lapisan gula seperti madu. Pemanggangan biasanya memakan waktu 2-3 jam dalam oven.
Kandungan Gizi
Dalam 100 g ubi cilembu terkandung 86 kkal energi, 20,1 g karbohidrat, 1,6 g protein, 0,1 g lemak, dan 4 g serat. Di dalamnya juga terkandung 30 mg kalsium, 0,1 mg vit.B1, 0,1 mg vit.B2 dan 0,61 mg niasin, dan 2,4 mg vit.C. Ditambah dengan 337 mg kalium, 55 mg sodium, 0,3 mg seng. Dalam 200 g, ubi cilembu mampu memenuhi 50% mangan, 36% tembaga, 26% kalium, dan 15% fosfor kebutuhan harian yang direkomendasikan.
Pengolahan Ubi Cilembu
Pengolahan favorit untuk ubi cilembu adalah dipanggang dan dibakar, karena kedua proses ini mampu mengeluarkan rasa madu dan manis secara maksimal. Tapi, selain itu juga dapat diolah menjadi tepung, keripik, dodol, selai, tape, dan sirup. Bagi yang menginginkan proses minimal untuk ubi cilembu dapat menggunakan oven maupun dengan teflon.

Dalam pemasakan dengan oven, tata ubi cilembu bersih dalam loyang. Panggang pada suhu 220oC sekitar 40 menit. Balik setiap sisi setiap 10 menit sekali supaya matang merata. Bagi yang tidak memiliki oven, teflon bisa jadi alat masak alternatif. Ubi cilembu bersih dan kering dilapisi alumunium foil dan tata di atas teflon, beri sedikit air. Setiap 10 menit dapat dibolak-balik hingga matang merata.
Manfaat Kesehatan Ubi Cilembu
Ubi cilembu mengandung pigmen karotenoid tinggi yang ditandai dengan warna daging oranye. Karotenoid ini baik untuk kesehatan mata. Vitamin C berperan penting sebagai antioksidan dan mencegah penuaan dini, 2,4 g per 100 g atau setara dengan 52% kebutuhan harian. Vitamin C juga berperan dalam produksi kolagen, zat yang dibutukan metabolisme kulit untuk mencegah keriput dan mencerahkan kulit.
Selain itu, ubi cilembu juga dapat menjadi alternatif subsitusi karbohidat karena kandungan energi yang cukup tinggi dan kolesterolnya yang rendah. Kadar serat 4 g per 100 g mampu memenuhi 24% kebutuhan serat harian. Makanan kaya serat baik untuk mengendalikan kolesterol, gula darah, dan mereduksi risiko stroke.
Meskipun begitu, konsumsi yang berlebihan juga dapat mengganggu pencernaan. Dikarenakan karbohidrat dan dan serat dalam jumlah tinggi memerlukan waktu lama untuk dicerna dan difermentasi oleh bakteri dalam usus. Proses ini akan menyebabkan produksi gas berlebih yang mengganggu. Asupan karoten tinggi juga dapat menyebabkan risiko karotenemia, yakni perubahan warna kulit menjadi jingga.
Jadi, pastikan mengonsumsi ubi cilembu dalam jumlah moderate supaya Sahabat Sehat dapat memetik manfaat dan terhindar dari efek sampingnya.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
