Bolehkah Mengonsumsi Chia Seed Saat Hamil?

Ibu hamil memerlukan asupan lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu dan janin. Banyak makanan dan minuman yang direkomendasikan untuk mengoptimalkan pemenuhan zat gizi. Salah satunya adalah biji chia. Meskipun sebagian orang mengatakan ibu hamil ngga boleh mengonsumsinya, benarkah begitu?

chia seed untuk ibu hamil
Foto: Freepik.com

Biji Chia untuk Ibu Hamil

Sebenarnya, ngga ada larangan bagi ibu hamil untuk mengonsumsi biji-bijian kecil berwarna hitam dari tumbuhan Salvia hispanica L. ini. Terlebih, kandungan gizi di dalamnya juga baik untuk ibu hamil. Dilansir dari laman Alodokter, chia seed mengandung serat, karbohidrat, protein, omega-3, zat besi, fosfor, magnesium, kalsium, kalium, dan tembaga. Berikut ini beberapa manfaat chia seed bagi ibu hamil.

Mencegah Sembelit

Sembelit pada ibu hamil memang umum terjadi, namun ngga boleh diabaikan karena bisa menyebabkan masalah lainnya, seperti wasir. Mengonsumsi chia seed bisa mencegah sembelit karena kaya akan kandungan serat. Berdasarkan data dari Fat Secret, dalam 2 sendok makan (1 ons) chia seed kering terkandung 10,7 gram serat. Jumlah ini mampu memenuhi sekitar 30% kebutuhan serat harian ibu hamil.

Mencegah Defisiensi Zat Besi

Ibu hamil perlu memperhatikan asupan zat besi sebanyak dua kali lipat untuk mengurangi risiko anemia. Kebutuhan zat besi tersebut bisa dipenuhi dengan mengonsumsi chia seed. Dalam 2 sendok makan biji chia, terkandung 2 mg zat besi yang sudah memenuhi sebanyak 11% asupan harian ibu hamil.

Manfaat lainnya

Chia seed memiliki kandungan omega-3, sehingga baik untuk perkembangan otak janin. Selain itu, indeks glikemiknya juga rendah sehingga mampu mencegah naiknya kadar gula dalam darah, karena perubahan hormon saat kehamilan dapat menyebabkan gula darah meningkat.

manfaat chia seed bagi ibu hamil
Foto: Freepik.com

Ngga boleh dikonsumsi berlebihan

Seperti yang disebutkan di atas, biji chia kaya akan serat, sehingga jika berlebihan dikonsumsi bisa membuat perut tidak nyaman, kembung, bahkan meningkatkan risiko terjadinya diare. Jika bumil dalam kondisi mengonsumsi obat pengontrol gula darah, sebaiknya dibicarakan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi biji chia karena dikhawatirkan menimbulkan ketidakstabilan kadar gula darah.

Pada sebagian orang, mengonsumsi biji chia juga dapat menimbulkan reaksi alergi, seperti gatal di lidah atau bibir, sakit perut, atau sesak napas. Jika ibu hamil mengalami gejala alergi tersbebut, sebaiknya segera hentikan konsumsi dan periksakan diri ke dokter.

Jumlah Konsumsi yang Direkomendasikan

Mengingat efek samping chia seed jika dikonsumsi berlebihan, ibu hamil perlu memperhatikan jumlah yang direkomendasikan, yaitu cukup sekitar 25 gram setiap harinya. Jumlah tersebut sudah mampu memenuhi 18% dari kebutuhan protein harian dan 1/3 kebutuhan serat.

Sahabat Sehat dapat mencampurkannya pada sarapan atau camilan, seperti ditambahkan ke dalam bubur oat, jus, dan yoghurt bersama dengan buah-buahan segar. Bukan hanya itu, kamu juga bisa mengkreasikannya menjadi pudding atau olahan lainnya.

Itulah beragam manfaat biji chia dan rekomendasi jumlah konsumsinya untuk ibu hamil. Sebagai tambahan, penuhilah kebutuhan gizi dengan makanan sehat lainnya dan minum air.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Adzani, Fadli. 2023. Manfaat Chia Seed untuk Ibu Hamil, Membantu Perkembangan Otak Janin. https://www.sehatq.com/artikel/manfaat-chia-seed-untuk-ibu-hamil. Diakses pada 14 Maret 2023.

Alodokter.com. 2020. Manfaat Chia Seed untuk Ibu Hamil dan Efek Sampingnya. https://www.alodokter.com/manfaat-chia-seed-untuk-ibu-hamil-dan-efek-sampingnya. Diakses pada 14 Maret 2023.

Guesehat.com. 2019. Bolehkah Mengonsumsi Biji Chia Selama Hamil? https://www.guesehat.com/bolehkah-mengonsumsi-biji-chia-selama-hamil. Diakses pada 14 Maret 2023.

FactSecret. id. Database Makanan dan Penghitung Kalori: Dried Chia Seed. https://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/umum/usda/dried-chia-seeds. Diakses pada 15 Maret 2023.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.