Sahabat Sehat, mengonsumsi makanan nabati lebih sehat daripada hanya mengonsumsi makanan hewani. Namun, bagaimana dengan daging analog seperti vegan burger?
Apa itu vegan burger?
Vegan burger memiliki banyak varian dan dibuat dari berbagai macam bahan. Seperti namanya, vegan burger adalah burger yang tidak mengandung daging. Bahan dasar yang digunakan bervariasi, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, kedelai, maupun sayuran. Dikarenakan keanekaragaman bahan dasarnya, maka vegan burger memiliki kandungan gizi yang beragam. Meskipun dibuat dengan bahan nabati, vegan vegetarian mengalami proses pengolahan yang kompleks dan tinggi natrium.

Beda vegan burger dan veggie burger
Vegan burger mengacu pada patty berbahan nabati yang diformulasikan menyerupai burger daging sapi biasa. Karena prioritas vegan burger adalah meniru pengalaman daging, burger ini cenderung lebih tinggi lemak dan kalori serta lebih banyak diproses daripada burger vegetarian. Berbeda dengan vegan burger yang 100% bahan nabati, vegetarian (veggie burger) bisa terbuat dari sayuran dan bahan tambahan lainnya.
Beberapa veggie burger mungkin mengandung bahan hewani seperti susu, keju, dan telur. Namun, banyak veggie burger yang ramah vegan. Bagi yang mengikuti diet vegan direkomendasikan untuk membaca daftar bahan dari veggie burger untuk memastikan tidak adanya kandungan bahan hewani.

Kandungan gizi vegan burger
Berdasarkan data USDA, satu patty burger vegetarian (70 g) berbahan dasar kedelai menyediakan 124 kalori, 11 g protein, 10 g karbohidrat, dan 4,4 g lemak. Ditambah kandungan serat dan mikronutrien seperti vitamin B12 1,4 mcg, fosfor 144 mg, selenium 15,8 mcg, magnesium 39,3 mg, dan riboflavin 0,2 mg. Kadar natrium mencapai 398 mg setara 17% DV. Kadar 11 gram protein setara dengan 22% dari daily value (DV) sesuai standar USDA.
Patty burger berbahan kedelai dengan kadar selenium 1,4 mcg setara 58% DV; riboflavin 0,2 mg setara 45% DV; dan selenium 15,8 mcg setara 29% DV. Fosfor 144 mg setara 11,5% DV dan juga menyediakan. Mikronutrien natrium perlu diwaspadai dikarenakan konsumsinya dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
Kontra Konsumsi Vegan Burger
Reaksi alergi terhadap vegan dan veggie burger sangat bergantung pada ingrediennya. Sayangnya, terkadang baik vegan burger maupun veggie burger sering kali menggunakan delapan jenis makanan penyebab alergi teratas. Plant based pattie (vegan burger) banyak yang mengandung produk kedelai. Veggie burger mengandung gandum, gluten, susu, telur, atau kacang-kacangan. Merk Kellogg’s Gardenburger, mengandung gandum, susu, dan kedelai. Boca Burgers terbuat dari gandum dan kedelai.
Vegan burger tergolong makanan ultra-olahan dan telah dikaitkan dengan dampak kesehatan yang merugikan, seperti risiko kanker secara keseluruhan dan penambahan berat badan. Beberapa vegan dan veggie burger mengandung natrium tinggi. Penderita hipertensi perlu bijak dalam mengonsumsinya dan memperhatikan jumlah natrium yang dikandung. Menurut American Heart Association, penderita tekanan darah tinggi harus membatasi asupan natrium hingga 1.500 miligram per hari.
Sahabat Sehat, semoga informasi ini bermanfaat!
