Hai Sahabat Sehat! Sebagian besar perempuan tentu pernah mengalami nyeri haid. Nyeri di bagian perut saat menstruasi memiliki tingkat dan sifat yang berbeda-beda, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Kondisi ini disebut dismenorrhea, yaitu suatu keadaan simptomatik yang meliputi nyeri abdomen, kram dan sakit pada bagian punggung.

Tentunya nyeri ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bagi remaja perempuan biasanya merasakan nyeri yang cukup hebat dan terkadang belum mengerti bagaimana cara mengatasinya. Nyeri haid (dismenorrhea) ini bisa diatasi dengan cara farmakologis maupun non-faramkologis. Cara farmakologis yakni dengan minum obat antiperadangan yang menghambat produksi dan kerja prostaglandin. Obat ini termasuk aspirin dan formula ibuprofen.
Kemudian bagaimana cara mengatasinya tanpa minum obat atau non-farmakologis? Yuk, simak beberapa tipsnya sebagai berikut.
Kompres dengan air hangat
Cara mudah ketika nyeri mulai menyerang, yakni dengan mengompres dengan air hangat. Kamu bisa menggunakan botol kaca kosong kemudian menuangkan air hangat ke dalamnya. Setelah itu, gunakan botol tersebut untuk mengompres bagian yang nyeri hingga nyeri mulai mereda. Sesekali juga beri pijatan ringan supaya otot yang tegang menjadi lemas dan aliran darah menjadi lebih lancar.
Minum ekstrak daun pepaya
Ekstrak daun papaya cukup banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional beberapa penyakit, termasuk mengurangi nyeri haid. Proses pembuatannya pun cukup mudah. Siapkan 2 lembar daun papaya dan cuci hingga bersih, kemudian potong kecil-kecil untuk memudahkan saat memblendernya. Setelah dipotong menjadi ukuran lebih kecil, tambahkan air sebanyak 100 ml.
Supaya aromanya jadi lebih nikmat, kamu bisa ditambahkan jahe. Tak hanya aroma, jahe juga ikut berperan dalam meredakan nyeri. Setelah semua bahan diblender, tuangkan pada gelas dan bisa langsung diminum.

Minum teh rosella
Salah satu tanaman yang bisa digunakan untuk meredakan nyeri haid adalah rosella. Annual Meeting of the Society for Economic Botany di Chicago tahun 2007 menyatakan bahwa rosella dapat mengurangi nyeri dan inflamasi pada dismenorrhea. Cara membuatnya juga sangat mudah. Pertama siapkan 4 kuntum bunga rosella, kemudian seduh dengan 200 ml air panas. Minum selagi hangat supaya memberikan kesan yang lebih nyaman pada tubuh.
Minum rebusan daun sirih
Daun sirih memiliki kandungan yang bisa mematikan bakteri dan memiliki peran sebagai antioksidan. Kamu cukup menyiapkan 5 lembar daunsirih, kemudian merebusnya dengan 300 ml air. Seduhan ini mampu mengurangi nyeri yang dirasakan saat haid.
Sahabat Sehat, banyak sekali obat tradisional yang bisa dimanfaatkan dalam meredakan nyeri haid. Namun, akan lebih baik melakukan pencegahan supaya nyeri haid ngga terjadi.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
