Bahaya Makan Sebelum Tidur Malam, Apa Saja?

Halo Teman Sehat! Tahukah kamu kebiasaan makan sebelum tidur malam ternyata membawa dampak buruk bagi kesehatan? Yap, kondisi perut kenyang memang menyebabkan seseorang lebih cepat mengantuk. Kamu pasti pernah atau justru sering mengalaminya bukan? Mulai sekarang, ada baiknya menghentikan kebiasaan ini ya! Mengapa demikian? Simak beberapa penyakit yang bisa tejadi akibat makan sebelum tidur malam berikut.

GERD

GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease merupakan keadaan di mana makanan yang telah dicerna di lambung naik ke kerongkongan. Faktanya, jarak yang terlalu dekat antara makan dan tidur meningkatkan risiko seseorang terkena GERD. Posisi tidur juga membuat makanan yang masuk ke dalam lambung lebih mudah kembali ke kerongkongan.

Ciri-ciri yang paling sering dialami seseorang ketika terkena GERD adalah rasa terbakar di dada bahkan sampai ke mulut. Terkadang GERD disertai dengan mual dan muntah. Parahnya, pendarahan saluran pencenaan juga bisa terjadi akibat GERD yang ngga ditangani dengan baik. So, jangan menyepelekan kebiasaan makan sebelum tidur ya Teman Sehat!

Kegemukan/obesitas

Meskipun makan sebelum tidur dianggap sebagai rutinitas biasa, namun ternyata bisa menyebabkan obesitas dan kegemukan. Energi yang diperoleh dari asupan makanan ngga digunakan lagi untuk beraktivitas, sehingga menumpuk menjadi lemak di dalam tubuh. Jika kamu makan ketika pagi, siang, atau sore hari, waktu setelahnya bisa kamu gunakan untuk beraktivitas. Berbeda dengan makan sebelum tidur malam. Kalau kebiasaan tersebut dilakukan terus menerus, bisa dipastikan timbangan berat badan kamu dengan mudah melonjak naik.

Secara lebih detail, obesitas yang disebabkan karena kebiasaan makan sebelum tidur adalah obesitas abdominal atau obesitas karena menumpuknya lemak di sekitar perut. Ngga cuma membuat perut buncit, obesitas jenis ini juga meningkatkan risiko terkena sindrom metabolik.

Penyakit diabetes

Ternyata, kebiasaan makan sebelum tidur malam bisa mengakibatkan penyakit diabetes. Glukosa yang ada di makanan ngga bisa dicerna dengan baik oleh tubuh ketika tidur malam. Hal itu disebabkan karena sensitifitas hormon insulin atau hormon yang berpengaruh dalam pencernaan glukosa menurun pada malam hari. Diabetes bisa terjadi apabila penyebab-penyebab tersebut dilakukan secara terus menerus. Mungkin bahaya diabetes ngga dirasakan dalam waktu dekat, namun bisa muncul beberapa tahun kemudian.

Untuk menyiasatinya, kamu bisa mengonsumsi makanan minimal 3 jam sebelum tidur. Nah, kalau tiba-tiba merasa lapar tepat sesaat sebelum tidur, kamu bisa melakukan aktivitas lain yang bisa mengalihkan pikiran kamu dan mempercepat rasa kantuk, seperti membaca buku atau meditasi agar bisa segera terlelap dan lupa akan keinginan makan di malam hari.

Teman Sehat, pola hidup sehat harus dilakukan mulai dari sekarang. Meskipun  tidak mudah pada awalnya, jika dilakukan secara perlahan-lahan aktivitas tersebut akan menjadi kebiasaan sehat yang berdampak baik ke depannya. Selamat mencoba!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *