Selain madu, bee pollen juga merupakan produk berkhasiat dari lebah madu. Bee pollen berbentuk seperti butiran kecil yang dibuat oleh lebah pekerja ketika berada di atas bunga. Sebenarnya, produk ini dibuat sebagai makanan untuk lebah dengan komponen yang terdiri dari pollen (serbuk sari), air liur lebah atau saliva, dan nektar.
Dilansir dari laman Halodoc, dalam butir serbuk sari ini mengandung 40% karbohidrat, 35% protein, 4-10% air, 5% lemak, dan 5-15% zat lainnya. Nah, karena kandungan gizi yang dikandungnya produk ini punya beragam manfaat loh, Sahabat Sehat! Berikut ini diantaranya!

Menjaga Kesehatan Jantung
Kesehatan jantung sangat penting untuk mendukung kesehatan tubuh. Gangguan kesehatan jantung bisa disebabkan karena darah tinggi atau kolesterol tinggi. Berdasarkan studi, ekstrak bee pollen mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah yang erat kaitannya dengan kesehatan jantung.
Selain itu, bee pollen dapat melindungi lipid dari oksidasi, sehingga menghindari penggumpalan dan penyumbatan pembuluh darah. Dengan demikian, kesehatan jantung dan pembuluh darah bisa terjaga.
Menangkal Efek Radikal Bebas
Bee pollen juga mengandung berbagai macam antioksidan, seperti karotenoid dan flavonoid. Antioksidan ini melindungi sel dalam tubuh dari radikal bebas. Dampak dari terpaparnya radikal bebas tersebut bisa berupa penyakit kronis, seperti mulai dari diabetes tipe 2 hingga kanker.
Memelihara Fungsi Hati
Hati merupakan organ vital yang berperan penting memecah dan mengeluarkan racun dari dari darah atau detoksifikasi. Oleh karena itu, kesehatannya perlu dijaga. Mengonsumsi bee pollen juga baik untuk mencegah kerusakan hati dan membantu perbaikan sel hati yang rusak, misalnya karena mengonsumsi obat-obatan tertentu atau minum alkohol berlebihan.

Mengatasi Pembengkakan dan Peradangan
Pembengkakan dan peradangan bisa diatasi dengan bee pollen sebagai obat alami. The Federal Ministry of Health di Jerman juga mengakui bee pollen sebagai obat. Beberapa senyawa di dalamnya mampu berperan sebagai antiinflamasi.
Kandungan antioksidan, seperti quercetin dalam bee pollen mampu menurunkan produksi asam lemak omega-6 dari proses inflamasi. Dengan begitu, bisa mengurangi terjadinya peradangan kronis dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Mengatasi Alergi
Mengonsumsi bee pollen juga bisa meredakan alergi, seperti rinitis alergi. Hal ini karena khasiatnya membantu tubuh membangun daya tahan terhadap alergen (pemicu alergi), sehingga dapat meredakan gejala alergi yang dialami.
Itulah beragam khasiat bee pollen yang mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Berbeda dari madu yang bisa dikonsumsi dalam jumlah lebih banyak, bee pollen memiliki batasan jumlah anjuran konsumsi. Khusus anak, bee pollen dapat dikonsumsi sebanyak 15 gram atau 1-2 sendok makan setiap hari. Sedangkan orang dewasa, dapat mengonsumsi 20-40 gram atau 3-5 sendok makan setiap hari. Sahabat Sehat dapat mengonsumsinya dengan mencampurkan ke dalam air hangat atau bahkan yoghurt, smoothies, dan oatmeal.
Selain itu, mengonsumsi bee pollen ngga disarankan bagi ibu hamil dan menyusui, orang yang mengonsumsi obat pengencer darah, dan bayi berusia di bawah satu tahun. Apabila sedang mengonsumsi obat jenis tertentu atau mempunyai alergi, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
