Kenali Manfaat Olahraga bagi Pengidap Bipolar

Sahabat Sehat pernah dengar tentang bipolar? Gangguan bipolar seringkali ditandai dengan mood swing, tapi ternyata gejalanya bukan itu saja, loh! Tapi, masih banyak gejala lainnya yang perlu dipertimbangkan sebelum bisa mengatakan seseorang mengalami bipolar disorder.

Katanya, berolahraga bisa menjadi salah satu kegiatan yang bisa mengurangi gejala bagi seseorang yang mengalami bipolar. Benarkah begitu? Simak info berikut, yuk!

mengatasi gejala bipolar disorder
Foto: Freepik.com

Mengenal Gangguan Bipolar

Gangguan bipolar merupakan suatu kondisi kesehatan mental yang menyebabkan perubahan dan melonjaknya suasana hati secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa terjadi pada saat tertentu, bahkan seumur hidup. Bipolar umumnya ditandai dengan adanya gejala manik, hipomanik, depresi, maupun campuran dari ketiganya. Orang yang memiliki gangguan bipolar, perubahan suasana hatinya biasanya ngga bisa terprediksi.

Bukan cuma itu, kondisi ini juga cukup berbahaya bagi yang mengalaminya. Kenapa bisa berbahaya? Ini karena gangguan bipolar bukan hanya mempengaruhi mood, tapi juga membuat si penderita berisiko mengalami masalah kesehatan lainnya, seperti obesitas, stroke, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

Gangguan bipolar memang biasanya dapat ditangani dengan terapi dan pengobatan. Kabar baiknya, ternyata olahraga juga mampu membantu mengurangi gejala yang dirasakan.

olahraga untuk atasa gejla bipolar disorder
Foto: Freepik.com

Manfaat Olahraga bagi Pengidap Bipolar

Bagi banyak orang, olahraga bisa memiliki efek positif pada suasana hati mereka. Ini karena saat berolahraga, tubuh kamu akan melepaskan hormon endorfin yang dikenal sebagai “pencipta” rasa senang. Seiring berjalannya waktu, peningkatan endorfin akan membuat kamu merasa lebih baik. Inilah sebabnya mengapa olahraga sering direkomendasikan bagi yang mengalami masalah kesehatan mental, seperti bipolar disorder.

Hasil pengujian terhadap beberapa orang dengan ciri gangguan bipolar yang dimuat dalam International Journal of Bipolar Disorders telah membuktikan bahwa olahraga dapat membantu dan memberikan efek yang positif dalam mencegah munculnya gejala bipolar.

Salah satu hasil studi dalam Neural Plasticity juga mengungkap bahwa olahraga mampu membantu seseorang untuk tidur lebih nyenyak, ini bisa membantu meringankan gejala pada gangguan bipolar. Selain itu, olahraga tertentu ternyata dapat memberikan efek menenangkan bagi sebagian orang seperti berjalan, berlari, dan berenang. Disarankan juga untuk melakukan pergantian olahraga berat menjadi olahraga ringan, seperti melakukan yoga.

Namun, alangkah baiknya olahraga dilakukan sesuai kemampuan atau kondisi tubuh Sahabat Sehat. Akan lebih baik lagi jika kondisi ini dikonsultasikan terlebih dahulu secara menyeluruh kepada dokter atau ahlinya. Semoga bermanfaat.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Wells, D. (2019) How exercise can help bipolar disorder, Healthline. Healthline Media. Available at: https://www.healthline.com/health/bipolar-disorder/exercise#exercise-and-weight-gain (Accessed: November 17, 2022).

Bauer, I. E., Gálvez, J. F., Hamilton, J. E., Balanzá-Martínez, V., Zunta-Soares, G. B., Soares, J. C., & Meyer, T. D. (2016). Lifestyle interventions targeting dietary habits and exercise in bipolar disorder: A systematic review. Journal of psychiatric research, 74, 1–7. https://doi.org/10.1016/j.jpsychires.2015.12.006 (APA)

Sylvia, L. G., Salcedo, S., Bernstein, E. E., Baek, J. H., Nierenberg, A. A., & Deckersbach, T. (2013). Nutrition, Exercise, and Wellness Treatment in bipolar disorder: proof of concept for a consolidated intervention. International Journal of Bipolar Disorders, 1(1), 1-7. https://doi.org/10.1186/2194-7511-1-24 

Nurullah, F. A., Nuripah, G., Dewi, M. K. (2015). HUBUNGAN OLAHRAGA RUTIN DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI KECAMATAN COBLONG KOTA BANDUNG. http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v0i0.1386

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.