Sahabat Sehat yang tinggal di Sulawesi Selatan pasti pernah mendengar atau bahakan menyicip dangke yang merupakan produk olahan dari susu. Dangke bisa dibilang sebagai keju karena cara pembuatannya yang ngga jauh berbeda. Susu, yang umumnya adalah susu kerbau, akan dipanaskan sampai menggumpal. Nah, langkah ini juga ada pada tahapan pembuatan keju, loh! Lebih jelasnya, yuk simak penjelasannya berikut ini!

Dangke itu apa?
Makanan tradisional dari susu yang rasanya mirip dengan keju. Dangke biasanya terbuat dari susu kerbau, tetapi bisa diganti dengan susu sapi atau susu kambing Dangke ini berasal dari Kab. Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Nama dangke diambil dari kata dank yang diambil menjadi istilah dangke yanvmg berarti semacam memori dan momen kehangatan orang Enrekang yang memeberikan susu kepada orang Belanda. Istilah tersebut diasumsikan sebagai penyebutan keju (susu) yang belum ditemukan pada masa itu, sehingga muncul kata serapan yang diadaptasi dari kata “dank“ menjadi dangke.
Karakteristik dan kandungan gizi dangke
Tekstur dangke termasuk ke dalam jenis keju lunak atau soft cheese, karena mengandung lebih dari 40% kadar air. Keju cottage, keju feta, dan mozarella merupakan jenis keju lunak yang terkenal. Keju lunak atau soft cheese memiliki ciri berwarna putih dengan tektur yang elastis, basah dan rasa susunya masih sangat kuat terasa. Kadar protein dangke susu kerbau, yaitu 14,5-26,1%; kadar lemak 10,1-23,9% dan kadar abu (mineral) 1,9-2,7%. Sedangkan, dangke susu sapi mengandung kadar abu (mineral) 2,1%; lemak 14,8% dan protein 23,8%.

Cara pembuatan dangke
Pertama susu direbus dengan penambahan garam secukupnya sampai mendidih. Lalu digumpalkan dengan menambahkan getah pepaya sedikit demi sedikit, getah pepaya ini dapat mempengaruhi rasa dangke jika ditambahkan terlalu banyak. Setelah menggumpal, dipindahkan ke dalam cetakan dari batok kelapa atau cetakan yang lain yang diberi lubang supaya keluar cairannya.
Cara penyajian dangke
Dangke bisa dikonsumsi langsung, tetapj juga bisa diolah kembali. Dangke bisa dibakar, digoreng atau dibuat pepes. Jika ingin dibuat pepes dangke dihancurkan dan siapkan bumbu berupa irisan cabe, bawang merah, bawah putih, lalu daun bawang dan sedikit garam ditambahkan ke dalam dangke yang telah di haluskan. Semua bahan tersebut diaduk hingga merata. Setelah diberi bumbu, dangke kemudian dibungkus dengan menggunakan daun pisang dan dikukus sekitar dua puluh menit. Bukan hanya itu, sekarang ini dangke juga telah dibuat menjadi berbagai makanan olahan lain, seperti keripik.
Sahabat Sehat, dangke merupakan pangan lokal yang terbuat dari susu, bisa dikatalan sebagai keju karena karakteristiknya masuk dalam keju lunak. Dangke bisa dijadikan pangan alternatif sumber lemak dan protein. Jangan lupa share informasi ini!.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
