Hai Sahabat Sehat. Salah satu masalah kesehatan yang sering muncul pada ibu hamil adalah hipertensi. Apa itu hipertensi pada kehamilan? Kondisi yang terjadi ketika tekanan darah ibu hamil 3 140/90 mmHg. Beberapa gejala yang sering muncul pada ibu hamil dengan hipertensi yaitu sakit kepala, pandangan kabur nyeri perut, sesak napas serta tangan dan kaki bengkak.

Penyebab hipertensi pada ibu hamil
Berdasarkan penyebabnya, hipertensi pada ibu hamil dibedakan menjadi dua jenis yaitu hipertensi kronis dan hipertensi gestasional. Hipertensi kronis terjadi karena adanya riwayat hipertensi sebelum kehamilan yang berlajut hingga masa kehamilan dan setelah melahirkan. Di sisi lain, hipertensi gestasional adalah tekanan darah tinggi yang terjadi saat kehamilan memasuki minggu ke-20 tanpa riwayat hipertensi sebelumnya.
Faktor risiko hipertensi pada ibu hamil
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi gestasional yaitu menjalani kehamilan pertama, ibu saat hamil berusia dibawah 20 tahun, atau menderita diabetes. Pada kasus ibu hamil dengan hipertensi yang tidak terkontrol berisiko menyebabkan preeklamsia.
Cara Mengatasi Hipertensi pada Ibu Hamil
Hipertensi selama kehamilan cenderung terjadi pada trimester kedua atau ketiga. Ada bebearapa gaya hidup sehat yang dapat dipraktikan untuk mengontrol hipertensi selama kehamilan. Berikut tipsnya!

Membatasi konsumsi garam
Konsumsi garam berlebih merupakan salah satu penyebab umum hipertensi pada ibu
hamil.Oleh karena itu, mengatasi kondisi ini ibu hamil perlu membatasi asupan garam hariannya, baik dalam masakan maupun camilan. Dietary Guideline for American 2020—2025 merekomendasikan asupan garam maksimal bagi ibu hamil yaitu 3.305 mg atau 3,3 gram per hari yang setara dengan 3⁄4 sendok teh. Makanan yang sebaiknya dibatasi misalnya makanan instan, makanan siap saji, makanan yang diawetkan seperti telur asin, ikan asin, kornet, nugget dan lainnya.
Menjaga berat badan selama kehamilan
Kenaikan berat badan selama kehamilan merupakan hal yang normal. Tetapi, kenaikan berat badan yang berlebihan dapat memperburuk hipertensi pada ibu hamil. Ibu hamil sebaiknya membatasi makanan sumber lemak jenuh, seperti daging sapi dengan lemak, makanan yang digoreng dengan deep frying dan menggunakan minyak yang sudah berulang kali dipakai. Selain itu, penting juga untuk membatasi makanan atau camilan tinggi gula seperti kue, minuman bersoda, susu kental manis dan minuman kemasan.
Memantau tekanan darah secara rutin
Ibu hamil sebaiknya rutin mengecek tekanan darah dirumah, terutama saat merasakan
gejala tekanan darah tinggi. Jika hasil pengecekkan menunjukkan tekanan darah melebihi batas normal, segera konsultasikan ke dokter.
Sahabat Sehat, jadi itulah tiga tips sehat ibu hamil dengan hipertensi. Hipertensi selama
kehamilan dapat dikendalikan dengan membatasi konsumsi makanan tinggi garam, menjaga berat badan selama hamil dan jangan lupa rutin mengecek tekanan darah.
Ditulis Oleh:
Fatma Silviani, S.Gz, MKM
Mahasiswa Program Studi Dietisien IPB
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

