Inilah Serba Serbi Gula Muscovado!

Sahabat Sehat, gula muscovado mungkin jarang digengar apalagi dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Gula berwarna coklat gelap ini sekilas mirip brown sugar, namun lebih lembab dan kasar. Berbeda dengan gula pasir, kandungan gizinya pun lebih beragam. Yuk, simak serba-serbi gula muscovado di sini!

Pengertian & perbedaan dengan gula lain

Gula muscovado sering juga disebut gula barbados, khandsari, khand, atau gula artisanal. Negara terbesar penghasil jenis gula ini adalah India. Gula muscovado berwarna lebih coklat dan gelap dibandingkan brown sugar. Tekstur kristalnya lebih kasar dari brown sugar, tepatnya seperti tekstur pasir basah. Rasa molasenya pun lebih kuat. Molase yaitu tetes tebu yang seringkali disebut sebagai produk limbah yang memberikan rasa pahit gula.

Sumber: orami.co.id

Pada dasarnya semua jenis gula terbuat dari tebu atau sugar beets yang merupakan salah satu jenis tumbuhan bit. Perbedaan setiap jenis gula tersebut terletak pada proses yang dilalui, seperti pembersihan, pengkristalan, atau pengeringan cairan dari bahan alaminya.

Misalnya, gula pasir dibuat dengan cara menghilangkan semua molase selama proses pemurnian. Pada brown sugar, molase akan ditambah untuk kebutuhan warna dan rasa. Sedangkan gula muscovado memiliki kadar molase dan air lebih tinggi dibandingkan brown sugar atau gula pasir.

Apakah menyehatkan?

Kandungan gizi gula muscovado sama dengan gula pasir pada umumnya, yaitu mengandung energi sekitar 4 kkal per gram. Namun, di dalamnya juga terdapat kandungan gizi lain diantaranya:

Mineral

Berbeda dengan gula pasir, gula muscovado ngga mengalami proses sentrifugal sehingga kandungan kalsium, mangan, kalium, dan magnesiumnya ngga hilang selama proses pembuatan.

Antioksidan

Molase mengandung antioksidan sehingga bermanfaat membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas. Kondisi ini berisiko menimbulkan penuaan dini, penyakit jantung, bahkan kanker.

Gula tambahan

Meskipun memiliki kandungan mineral dan antioksidan yang baik bagi tubuh, namun tetap saja jenis gula ini merupakan gula tambahan yang mampu meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Pada dasarnya gula tambahan sebaiknya dibatasi konsumsinya dalam satu hari. Menurut Permenkes No. 30 tahun 2013, anjuran konsumsi gula/orang/hari yaitu 4 sendok makan atau 50 gram.

Foto Close Up Brownies
Sumber: pexels.com

Tips menggunakan gula muscovado

Sahabat Sehat, kamu bisa menggunakannya untuk tambahan rasa manis maupun gurih. Berikut ini cara penggunaannya. Kamu bisa mengganti gula pasir dalam teh atau kopi dengan gula muscovado, namun jangan terlalu banyak karena rasanya cukup kuat. Masukkan ke dalam saus barbaque sebagai pengganti brown sugar. Kamu juga bisa memanfaatkan rasa khas molase untuk pembuatan cookies jahe atau memadukannya dengan rasa coklat sebagai resep brownies. Gula ini juga bisa sebagai pemanis tambahan di oatmeal untuk memperkaya rasa dan dijadikan karamel untuk tambahan topping.

Gula muscovado sebaiknya hati-hati digunakan pada makanan panggang. Hal ini disebabkan karena kelambaban gula yang lebih tinggi dibandingkan gula lainnya sehingga pada beberapa resep terbukti menyebabkan makanan terlalu basah.

Nah, itu dia Sahabat Sehat serba-serbi gula muscovado. Meskipun masih jarang didengar, ternyata gula ini memiliki kandungan gizi yang lebih banyak dibandingkan gula pasir pada umumnya. Namun ingat, konsumsinya tetap harus dibatasi ya! Jangan lupa bagikan juga artikel ini ke orang-orang sekitar kamu!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.