Mengapa Makan Larut Malam Berbahaya untuk Kesehatan?

Halo Teman Sehat! Pernah kah kamu mendengar istilah ritme sirkardian tubuh? Ya, tubuh kita mempunyai jam-jamnya sendiri kapan merasa lapar, mengantuk, bahkan buang air besar. Pertanyaannya, gimana kalau siklus alami tubuh kita tersebut kacau? Apa dampaknya bagi tubuh?

Salah satu yang mengacaukan siklus alami tubuh adalah begadang yang berujung pada kelaparan ditengah malam. Biasanya makanan seperti mie instan, delivery junk food, atau makanan yang manis-manis sering dikonsumsi untuk mengganjal perut. Teman Sehat pernah membayangkan ngga apa dampak kebiasaan buruk ini bagi kesehatan? Yuk, cari tahu!

1. Penyakit jantung

Teman Sehat ngga mau kan kalau masih muda udah terkena penyakit jantung? Salah satu caranya adalah hindari makan tengah malam! Peneliti di Mexico melakukan percobaan pada tikus, hasilnya menunjukan bahwa kemampuan tubuh sangat rendah untuk membuang lemak dalam aliran darah setelah makan pada jam yang seharusnya tubuh udah beristirahat/tidur. Akibatnya, lemak jahat akan menumpuk dalam tubuh khususnya pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

2. Penyakit diabetes

Dilansir dari Dailymail, tim peneliti dari Amerika menemukan bahwa makan larut malam bukan hanya berdampak pada peningkatan berat badan, tapi juga meningkatkan kadar glukosa dan insulin yang berhubungan dengan diabetes. Ditambah lagi dengan kebiasan kebanyakan orang yang memilih delivery junk food, makanan ini tinggi karbohidrat, garam, gula, dan lemak, yang bisa memberikan dampak buruk bagi tubuh.

3. Refluks lambung

Refluks lambung merupakan kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan hingga mulut. Biasanya efek ini dirasakan saat seseorang langsung berbaring setelah makan. Nah, kebayang kan malam-malam selesai makan, terus ngantuk, lalu langsung tidur? Jika hal ini berlangsung terus menerus, maka kondisi rekfluks lambung ini bisa merusak lapisan mukosa saluran pencernaan atas karena kandungan asam klorida yang berasal dari lambung.

4. Night eating syndrome (NES)

Kalau kamu mempunyai kebiasaan baru berupa kelaparan dan makan hingga larut malam, ini merupakan gejala depresi yang berkaitan dengan Night eating syndrome (NES). Orang dengan gangguan ini akan memenuhi sebagian besar kebutuhan kalorinya di atas jam 6 sore, ngga heran jika si penderita akan terus makan hingga larut malam. Si penderita cenderung untuk memilih makan yang tinggi kandungan gula karena bisa meningkatkan rasa nyaman. Night eating syndrome (NES) ini akan berbahaya jika dibiarkan begitu saja karena bisa memperburuk gangguan depresi dan menyebabkan risiko penyakit pada poin 1, 2, dan 3.

Nah, udah tahu kan kenapa makan larut malam itu harus dihindari? Yang terpenting Teman Sehat harus berusaha menerapkan pesan-pesan gizi seimbang dan mengatur pola makan sebaik mungkin.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.