Sudah seharusnya setiap orang memenuhi kebutuhan tidurnya. Akan tetapi, tidak sedikit yang kehilangan waktu tidurnya karena kesibukan atau pola hidup yang tidak baik. Beberapa orang terkadang memilih menunda tidur malamnya untuk melakukan aktivitas lain hingga larut malam, malai dari main game, menonton televisi atau film, bermain media sosial, hingga berselancar di internet.
Semua hal tersebut memicu kurangnya waktu tidur per hari, sehingga muncul istilah utang tidur. Banyak orang berpikir untuk tidur lebih lama saat weekend untuk melunasi utang tidurnya itu. Bolehkah demikian?

Dampak Banyaknya Utang Tidur
Jika dihitung setiap minggu, berapakah utang tidurmu? Waktu tidur ideal orang dewasa sekitar delapan jam setiap harinya. Jika hanya tidur selama lima jam, maka punya utang tidur selama tiga jam per hari. Nah, kalau berlaku setiap hari dalam satu minggu, maka punya total utang tidurnya sebanyak 21 jam. Benarkah seperti itu?
Kurang waktu tidur tentu berisiko untuk kesehatan tubuh karena tubuh tidak memperoleh waktu yang cukup untuk beristirahat, mengembalikan energi, ataupun melakukan detoksifikasi. Jika kebiasaan buruk ini terus berlanjut, maka tubuh berisiko mengalami kelelahan sepanjang hari, kehilangan daya fokus, kekebalan tubuh melemah, dan kesulitan meenyimpan serta memahami informasi baru.
Meskipun demikian, ada beberapa orang yang tahan terhadap rasa kantuk dan tetap fokus ketika kurang tidur. Akan tetapi, itu lebih berbahaya karena tidak mendapatkan sinyal kelelahan. Risiko lebih besar yang mungkin dialami adalah hipertensi, diabetes melitus, obesitas, jantung koroner, dan penyakit kardiovaskular.
Bolehkah Tidur Lebih Lama Saat Weekend untuk Melunasi Utang Tidur?
Rutinitas bekerja selama lima atau enam hari dalam seminggu sudah pasti membuat tubuh lelah. Rasa lelah yang didukung dengan kurangnya waktu tidur selama bekerja, mendorong seseorang untuk tidur lebih lama saat weekend. Hal itu disebut balas dendam atau catch-up sleep.
Tindakan balas dendam tersebut boleh dilakukan, namun secukupnya saja. Sahabat Sehat cukup menambah 1-2 jam waktu tidur saat weekend. Tujuannya agar tidak mempersulit tidur malammu dan agar badan tetap bugar.

Cara Tepat Memenuhi Waktu Tidur
Kamu harus melunasi kekurangan waktu tidur demi kesehatan tubuh. Selain menambah waktu tidur saat weekend, ada cara tepat untuk melunasi utang tidur sebagai berikut.
Membiasakan Tidur Lebih Awal
Kebiasaan buruk berupa tidur larut malam harus dihilangkan, kecuali sesekali ketika terpaksa begadang demi menyelesaikan sebuah pekerjaan. Biasakan untuk tidur lebih awal setiap harinya agar tidak kekurangan waktu tidur, dibanding menunda tidur untuk mengerjakan hal lain, seperti bermain media sosial, menonton film, dan sebagainnya.
Meluangkan Waktu untuk Tidur Siang
Tidur siang sangat efektif mengatasi kurang tidur. Tidak perlu lama, cukup 10-20 menit sudah mengembalikan energi untuk siap bekerja kembali. Daya fokus juga kembali lagi karena rasa kantuk menghilang.
Menghindari Konsumsi Kafein
Lebih baik tidur siang sejenak saat istirahat dibandingkan mengonsumsi kafein untuk menghilangkan kantuk. Hindari kebiasaan minum kopi sepulang kerja karena membuatmu terjaga hingga larut malam dan tidak memenuhi waktu tidur.
Membuat Suasana Kamar Lebih Nyaman
Suasana kamar yang nyaman sangat membantu meningkatkan kualitas tidur. Bereskan kamar, matikan lampu kamar atau ganti dengan lampu temaram, kemudian ganti seprai dan sarung bantal jika sudah tidak nyaman. Hal ini membantu tidurmu efektif, meskipun dalam kesehariannya kamu kekurangan waktu tidur.
Itulah beragam informasi terkait utang tidur. Sahabat Sehat harus mengupayakan terpenuhinya kualitas tidur dan kecukupan waktu tidur. Boleh saja balas dendam untuk bersantai dan tidur lebih lama saat weekend, namun tidak boleh berlebihan. Gunakan aneka tips di atas untuk membantu melunasi utang tidurmu demi kesehatan tubuh.
