Tips Anak Tetap Aktif Saat Puasa Pertama

Anak berusia 7 tahun ke atas sudah boleh berpuasa. Akan tetapi, puasa pertama bagi si kecil tidaklah mudah. Banyak penyesuaian yang harus dilaluinya. Harapannya, ia mampu menjalaninya dan tetap aktif. Melatih anak berpuasa sejak dini harus diimbangi dengan asupan optimal dan motivasi yang kuat. Semua itu akan mendukung tumbuh kembangnya dan kelancarannya menjalankan puasa. Yuk, simak tips pendampingan untuk anak saat pertama kali berpuasa.

anak puasa
Foto: Pexels.com

Ajarkan Puasa Secara Bertahap

Mengajarkan anak untuk berpuasa dilakukan secara bertahap. Pada masa awal latihan, anak bisa diarahkan untuk puasa setengah hari yaitu dari pagi hingga siang. Setelah makan siang, puasa dilanjutkan lagi sampai waktu berbuka. Jika dalam kondisi tertentu anak tidak mampu berpuasa setengah hari, maka ijinkan untuk ia berbuka sejenak. Hal ini penting agar tidak terkesan memaksa anak dan membuatnya tertekan, sakit, atau tidak suka berpuasa lalu berbohong.

Ajak Anak Makan Sahur

Umumnya, hal paling berat saat berlatih puasa adalah makan sahur. Anak harus bangun sangat pagi untuk makan. Ajaklah ia bangun sahur dengan perintah yang lembut dan siapkan menu lezat serta bergizi. Semua itu penting agar ia bersemangat dan kebutuhan gizinya terpenuhi, sehingga bisa mempunyai energi cukup untuk menjalani puasa. Agar tidak mengantuk, jangan biarkan anak tidur larut malam.

Perhatikan Asupan Gizi Anak

Asupan untuk anak selama puasa harus lebih diperhatikan karena waktu makannya terbatas hanya ketika sahur, berbuka, dan sepanjang malam. Di masa tumbuh kembangnya, anak harus terpenuhi kebutuhan gizinya. Oleh karena itu, berikan asupan bergizi optimal saat sahur dan berbuka.

Sajikan makanan berserat dan mengandung karbohidrat, seperti beras merah, gandum, sayuran, dan buah-buahan agar kenyang lebih lama. Sediakan makanan berprotein tinggi untuk lauk saat sahur, seperti daging, ikan, telur. Pastikan anak minum air putih yang cukup agar mencegah dehidrasi. Jangan biarkan anak makan berlebihan saat sahur ataupun berbuka. Pastikan tidak mengonsumsi minuman bersoda dan hindari makanan atau minuman terlalu manis, terlalu asin, pedas, dan gorengan saat sahur agar tidak menyebabkan keluhan pencernaan.

anak puasa
Foto: Pexels.com

Hidangkan Menu Sahur dan Berbuka yang Menarik

Biasanya, si kecil bersemangat jika ada menu menarik. Jadi, berikanlah menu favoritnya. Sajikan dengan plating menarik dan gunakan alat makan sesuai warna favoritnya. Kamu bisa memberikan penawaran kepada anak tentang menu apa yang ia inginkan untuk berbuka dan sahur.

Ciptakan Suasana Puasa yang Menyenangkan

Suasana menyenangkan saat puasa sangat dibutuhkan. Di tengah kesibukanmu, sediakan waktu untuk menemaninya beraktivitas, seperti bermain, belajar, hingga menyiapkan menu berbuka. Ketika anak mulai lelah, berikan kegiatan menarik yaitu menonton film edukasi, membaca cerita, menyanyi, dan lainnya. Jangan lupa sarankan ia untuk tidur siang. Dengan demikian, kamu dapat mengajarkan anak bahwa puasa bukanlah momen bermalas-malasan, namun bisa tetap produktif yang disertai dengan kegiatan yang menyenangkan.

Berikan Motivasi dan Apresiasi

Salah satu cara memotivasi anak secara nyata adalah dengan memberikan contoh. Sebagai orang tua, Sahabat Sehat perlu memberikan pendampingan, seperti selalu bersama anak ketika sahur, berbuka, dan bisa membersamai beberapa aktivitasnya. Selipkan juga cerita menarik tentang pengalamanmu waktu pertama kali puasa. Hal ini membuatnya merasa ditemani dan mengerti bahwa kamu juga pernah berada di posisinya saat ini. Anak merasa bersemangat dan terbiasa menjalani ibadah puasa.

Jangan lupa, berikan apresiasi saat ia berhasil berpuasa hingga setengah hari atau bahkan sampai waktu berbuka. Kamu bisa memberinya pujian, memasak menu favoritnya, atau membelikan menu menarik.

Selain memberikan motivasi, orang tua juga perlu mengapresiasi untuk menghargai usaha si kecil berpuasa. Tak hanya itu, masa-masa awal si kecil belajar berpuasa harus didukung dengan asupan bergizi seimbang. Jangan sampai tumbuh kembangnya terganggu karena kekurangan asupan bergizi. Berikan menu menarik agar ia tetap semangat saat sahur. Kedekatan anak dan orang tua akan membuat momen puasa pertama terasa menyenangkan bagi si kecil.

Referensi

Alodokter.com. 4 Tips Puasa Pertama bagi Si Kecil. https://www.alodokter.com/tips-agar-si-kecil-sehat-menjalani-puasa-pertamanya. Diakses pada 21 Maret 2024.

Halodoc.com. 2023. Ketahui Cara Mengajarkan Anak Puasa untuk Pertama Kali. https://www.halodoc.com/artikel/ketahui-cara-mengajarkan-anak-puasa-untuk-pertama-kali. Diakses pada 21 Maret 2024.

Ibudanbalita.com. 2022. 8 Tips Mudah Mengajarkan dan Mendampingi Anak Puasa Ramadhan. https://www.ibudanbalita.com/artikel/8-tips-mudah-mengajarkan-dan-mendampingi-anak-puasa-ramadhan. Diakses pada 21 Maret 2024.

Sari, Putri Ica Widia. 2024. Kenali 7 Cara Mengajarkan Anak Puasa Sejak Dini. https://hellosehat.com/parenting/anak-6-sampai-9-tahun/perkembangan-anak/cara-mengajarkan-anak-puasa/. Diakses pada 21 Maret 2024.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.