Varian Omicron, Benarkah Lebih Berbahaya?

Sahabat Sehat, varian Covid-19 bernama Omicron dikabarkan membuat ilmuwan khawatir karena mutasinya yang lebih banyak dibandingkan varian lain. Varian yang muncul dari Afrika Selatan ini berisiko menyebar di negara lain, termasuk Indonesia. Lalu, bagaimana cara mencegahnya? Yuk, simak informasi selengkapnya di sini!

Muncul dari mana?

Kasus Covid-19 varian Omicron atau B.1.1529 pertama kali terjadi di Botswana, Afrika Selatan pada 11 November 2021. Varian ini dilaporkan ke World Health Organization (WHO) dan dinyatakan sebagai varian baru SARS-CoV-2. Sebanyak 15 negara, seperti Australia, Inggris, Kanada, Israel, dan Hongkong juga telah melaporkan kasus ngga lama setelah pengumuman dari WHO.

Foto stok gratis Asia, belum tua, botol plastik
Sumber: Pexels.com

Sementara, kasus Covid-19 meningkat tajam di Afrika Selatan selama 7 hari terakhir yakni mencapai 2.465 per hari. Peningkatan terjadi sebanyak lebih dari 90% dari 24-25 November 2021. Meskipun ngga semua kasus tersebut disebabkan varian Omicron.

Kemenkes Indonesia juga menghimbau supaya masyarakat Indonesia waspada dengan varian ini karena bersifat lebih infeksius sehingga berisiko membawa dampak lebih besar.

Inilah fakta-faktanya!

Banyak sekali fakta di luar sana yang menyebabkan kekhawatiran masyarakat. Berikut ini berbagai informasi yang perlu kamu ketahui.

Efektivitas vaksin

Jumlah mutasi yang sangat besar bisa mengurangi respon vaksin terhadap Omicron. Faktanya, varian ini mengalami sebanyak 32 mutasi pada spike protein nya,yakni 2 kali lipat lebih banyak dibandingkan Delta.

Spike protein menyerupai tonjolan paku di sekitar permukaan virus yang mampu mampu mengubah sel-sel di pembulah darah sekitar jantung. Perubahan sel ini akan mengganggu fungsi normalnya dan menyebabkan infeksi.

Namun, ilmuwan masih percaya bahwa vaksin tetap memberikan perlindungan cukup terhadap penyakit. Hal ini dibuktikan bahwa sebanyak 65% pasien yang dirawat di rumah sakit Chris Hani Baragwanath ngga melakukan vaksin, sedangkan 35% divaksin.

Efektivitas tes Covid-19

Tes PCR masih digunakan untuk mendeteksi infeksi virus Covid-19, termasuk Omicron. Sedangkan, jenis tes lain, seperti rapid antigen, masih dalam tahap penelitian lanjutan untuk menentukan keefektifannya.

Efektivitas pengobatan

Kortikosteroid dan IL6 receptor blockers masih akan efektif untuk menangani pasien Covid-19 yang parah. Jenis perawatan lainnya masih akan terus diteliti mengingat varian ini juga tergolong baru.

Penularan

Sejauh ini belum bisa dipastikan apakah Omicron lebih cepat menular dibandingkan varian lain, termasuk Delta.

Tingkat keparahan

Belum diketahui pasti tingkat keparahannya akan kah lebih tinggi dibandingkan varian lain. Kasus Covid-19 yang meningkat di Afrika Selatan juga belum bisa dipastikan penyebabnya. Sedangkan, bukti awal menunjukkan kemungkinan ada peningkatan risiko infeksi varian ini pada pasien Covid-19 sebelumnya.

Pencegahan yang bisa dilakukan

Pada dasarnya, tindakan pencegahannya sama seperti anjuran protokol kesehatan secara umum, diantaranya munakan masker, biasakan cuci tangan, lakukan jaga jarak secara fisik, hindari kerumunan, serta lakukan vaksinasi dan booster-nya

Foto stok gratis bagasi, Bandara, coronavirus
Sumber: Pexels.com

Nah, Sahabat Sehat berbagai varian Covid-19 yang belakangan ini banyak bermunculan sebaiknya semakin membuat kamu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Tak hanya kesehatan fisik, namun kesehatan mental juga perlu dijaga supaya sistem imun ngga melemah. Stay healthy! Bagikan juga informasi ini ke orang di sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

WHO. 2021. Update on Omicron. https://www.who.int/news/item/28-11-2021-update-on-omicron.
Diakses pada 1 Desember 2021

Healthline. 2021. WHO Declares Omicron a COVID-19 ‘Variant of Concern’ — What We Know. https://www.healthline.com/health-news/who-declares-omicron-a-covid-19-variant-of-concern-what-we-know#The-first-confirmed-case-with-Omicron
Diakses pada 1 Desember 2021

Kompas.com. 2021. Kemenkes: Kita Harus Waspada dan Hati-hati terhadap Varian Omicron. https://nasional.kompas.com/read/2021/11/30/14111601/kemenkes-kita-harus-waspada-dan-hati-hati-terhadap-varian-omicron?page=all
Diakses pada 1 Desember 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.