Teman Sehat, saat puasa frekuensi makan terjadi sebanyak 2 kali sehari yaitu buka dan sahur. Setelah lebaran, pola makan berubah menjadi 3 kali sehari sehingga tubuh akan kembali menyesuaikan kebiasaan tersebut. Jika perubahan porsi makan ngga diiringi dengan pengurangan porsi, maka berat badan pun akan meningkat. Berikut ini tips-tips agar kamu bisa menyesuaikan pola makan setelah lebaran!
Konsumsi camilan agar ngga makan berlebihan
Untuk menyiasati porsi belebihan, konsumsi camilan rendah kalori dan tinggi serat seperti buah dan sayur. Pasalnya, buah dan sayur bisa membuat perut kenyang lebih cepat sehingga menghindari kondisi kalap makan. Porsi makan besar pun bisa dikurangi, ngga seperti porsi saat buka dan sahur.

Kamu juga bisa pilih camilan kacang-kacangan karena mempunyai berbagai manfaat seperti membantu mencegah kanker, depresi, dan penyakit tertentu lainnya. Daya simpan kacang-kacangan yang panjang dan ngga memerlukan tempat penyimpanan khusus menjadikannya mudah dibawa kemana-mana seperti saat bepergian ke rumah saudara.
Hindari konsumsi camilan tinggi kalori seperti kue-kue kering, cokelat, atau gorengan yang banyak disajikan di meja makan saat lebaran, ya.
Jangan lupa buah dan sayur
Selain membuat perut kenyang, buah dan sayur akan memenuhi kebutuhan harian vitamin dan mineral. Berbagai makanan lebaran identik dengan makanan tinggi karbohidrat dan lemak, seperti opor ayam, rendang, atau gulai. Oleh karena itu, jangan lupa penuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian kamu. Buah dan sayur juga menghindarkan kamu dari masalah sembelit atau susah Buang Air Besar (BAB).
Ingat saran Kementrian Kesehatan tentang konsumsi buah dan sayur. Setidaknya, konsumsi buah 2-3 porsi dan sayur 3-4 porsi setiap harinya.
Ganti konsumsi daging dengan ikan
Daging-dagingan cenderung mengandung tinggi kolesterol sehingga berisiko mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan sering. Pada dasarnya, konsumsi daging-dagingan, seperti daging merah tetap diperbolehkan asalkan dalam batas aman.
Ikan merupakan bahan pangan tinggi protein dan omega-3. Faktanya, omega-3 termasuk asam lemak esensial yang ngga diproduksi tubuh sehingga dibutuhkan asupan dari makanan.
Kurangi makanan dan minuman manis
Kue-kue kering dan es buah yang banyak kamu konsumsi saat lebaran mengandung tinggi gula. Meskipun banyak terdapat buah-buahan yang mengandung tinggi serat dalam menu es buah, konsumsi minuman tinggi gula tetap bisa meningkatkan risiko peningkatan berat badan. Tak hanya itu, penderita diabetes juga sebaiknya menghindari makanan dan minuman tersebut.
Perbanyak air putih
Teman Sehat, sebenarnya kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda. Namun, pada orang dewasa sebaiknya konsumsi air putih 8 gelas setiap hari dengan total keseluruhan 2 liter air putih. Seringkali saat asyik makan, kamu lupa minum air putih, kan?

Manfaat minum air putih diantaranya adalah mencegah dehidrasi, meningkatkan fokus, membantu menjaga berat badan, dan meningkatkan kesehatan kulit.
Nah, itu dia berbagai tips mengatur pola makan setelah lebaran. Prinsipnya, kamu boleh mengonsumsi makanan atau minuman yang disajikan di meja makan asal ngga berlebihan, ya! Terlebih jika kamu menderita penyakit tertentu seperti diabetes, penyakit jantung, atau dalam kondisi obesitas. Share artikel ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

