4 Jenis Olahraga yang bisa dilakukan saat Puasa

Teman Sehat, pernah ngga merasa bingung menentukan olahraga saat puasa? Yap, baiknya kamu harus berhari-hati. Puasa mengharuskan kamu ngga mengonsumsi makanan dan minuman selama kurang lebih 13 jam. Selama itu, tubuh mengalami metabolisme yang berbeda, sehingga olahraga harus disesuaikan. Selain itu, ternyata intensitas olahraga saat puasa menurun 40-50% dari hari normal, loh! Jadi sebaiknya olahraga apa yang perlu dipilih? So, let’s check it out!

1. Senam aerobik ringan

Senam aerobik ringan bisa kamu pilih sebagai olahraga saat puasa. Kira-kira apa bedanya senam aerobik ringan dengan senam aerobik yang lain ya? Seperti yang kamu tahu, senam aerobik umumnya menggunakan gerakan yang sangat aktif dan butuh banyak energi. Sementara ciri-ciri senam aerobik ringan, satu atau dua kaki tetap menempel di lantai, sedangkan anggota tubuh lainnya bebas bergerak.

Kamu juga perlu tahu, senam aerobik ringan menggunakan irama senam yang lambat hingga agak cepat dengan ketukan yang lambat pula. Nah, agar ngga jenuh dan bosan saat melakukan senam ini, sebaiknya jangan dilakukan sendirian. Kamu bisa mengajak keluarga, teman, atau pasangan ya! Hal tersebut dilakukan agar kegiatan senam menjadi lebih fun.

2. Pilates

Gerakan pilates yang santai menjadikan pilates pilihan olahraga yang tepat saat puasa. Pilates membantu memperbaiki postur tubuh yang ngga normal atau bisa juga memulihkan cedera otot. Akan tetapi, hasil pilates yang sempurna akan didapatkan jika gerakan pilates dilakukan secara rutin dan benar.

Saat ini, pilates telah dipopulerkan di banyak negara termasuk Indonesia. Namun, gerakan-gerakan pilates harus didampingi oleh pelatih profesional. Selain itu, pilates juga memerlukan peralatan khusus untuk setiap gerakannya atau bisa juga hanya dengan menggunakan matras. Sekali-kali olahraga ini patut kamu coba!

Yoga

Saat ini banyak sekali kelas-kelas yoga yang dibuka terutama di kota-kota besar. Yoga populer di Indonesia karena gerakannya yang santai namun memberikan efek yang baik untuk tubuh. Yap, yoga merupakan perpaduan gerakan meditasi, relaksasi, pengaturan nafas, serta perbaikan postur tubuh.

Berbeda dengan olahraga lain yang cenderung melibatkan gerakan fisik secara aktif, yoga lebih banyak digunakan sebagai terapi. Yoga terbukti mampu memperbaiki keadaan mental seperti rasa takut, cemas, sedih, serta gangguan tidur. Jika kamu merasa mengalami gangguan tersebut, mungkin kamu perlu mencoba yoga.

Jalan Kaki

Jalan kaki bisa dilakukan selama 20-30 menit ketika puasa. Kegiatan ini ngga menguras banyak energi karena tergolong kegiatan ringan dan santai. Jalan kaki termasuk olahraga dengan risiko cedera yang rendah dibandingkan dengan jogging atau senam. Oleh karena itu, olahraga ini juga cocok dilakukan oleh lansia yang rentan terluka atau cedera.

Jalan kaki selama 20 menit setiap hari mampu membakar lemak secara bertahap. Olahraga ini ngga membutuhkan biaya yang mahal dan sangat mudah dilakukan, jadi jangan beralasan untuk ngga melakukan olahraga ya!

Nah, jenis-jenis olahraga di atas patut dicoba saat kamu sedang melaksanakan ibadah puasa. Jangan lupa, olahraga akan efektif apabila dilakukan dengan perasaan bahagia. Satu lagi yang penting untuk diingat, apabila di tengah menjalani olahraga kamu merasa sangat lemas dan ngga kuat, maka hentikan olahraga tersebut dan istirahat. Selamat mencoba, Teman Sehat!

 Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *