5 Tips Berpuasa Bagi Pekerja Kantoran

Halo, Teman Sehat, ngga terasa sudah akan memasuki bulan Ramadan. Di bulan ini umat muslim melaksanakan kewajibannya untuk berpuasa. Tentunya, adaptasi dalam beraktivitas diperlukan untuk kelancaran berpuasa terutama bagi orang dengan jadwal yang padat dan sibuk seperti pekerja kantoran. Bekerja dengan perut kosong bisa membuatmu ngga fokus dan produktif saat bekerja. Eits, tapi, jangan khawatir, kamu tetap bisa lancar bekerja dan berpuasa loh, dengan beberapa tips ini. Check it out!

1.  Cukup Tidur

Cukup tidur bisa membantu para pekerja untuk tetap berpuasa seharian
Foto: Pixabay.com

Perubahan waktu tidur saat berpuasa ngga bisa dihindari. Kamu perlu bangun lebih awal untuk sahur, tapi kebutuhan tidur sebanyak 7-8 jam harus tetap dipenuhi. Perubahan waktu tidur ini lebih sulit bagi pekerja kantoran yang sering begadang demi menyelesaikan deadline pekerjaan.

Kebiasaan tidur larut malam ini sebaiknya dihindari karena kamu akan kehilangan konsentrasi saat bekerja. Selain itu, kurang tidur juga bisa memengaruhi mood sehingga kamu bisa lebih mudah tersinggung, cemas, dan stres. Hal ini bisa berpengaruh dengan komunikasi dengan tim kerjamu. Akibatnya, performa dan produktivitas kerja bisa menurun.

Sebaiknya, jadwalkan untuk tidur lebih awal. Bersiaplah tidur setelah salat tarawih dan mengaji. Jika ada pekerjaan yang belum selesai segera selesaikan supaya kamu bisa cukup tidur.

2. Perhatikan Asupan Makanan Sahur

Perhatikan asupan makan sahur
Foto: Pixabay.com

Jangan terlewat untuk makan sahur, ya! Berpuasa satu hari penuh membutuhkan energi yang ngga sedikit. Penuhi kebutuhan energimu dengan makan sahur yang bergizi seperti berikut:

  • Makan karbohidrat kompleks dan berserat seperti beras merah, oats, gandum, dan sayur-sayuran agar kenyang lebih lama.
  • Hindari makanan dan minuman dengan kadar garam tinggi dan mengandung kafein karena akan membuatmu lekas haus dan sering buang air kecil.
  • Utamakan kepraktisan dalam menyiapkan makanan karena waktu sahur yang singkat. Kamu bisa coba food preparation.

3. Jangan Tidur Setelah Sahur

Setelah sahur sebaiknya kamu ngga tidur lagi. Selain khawatir kesiangan, tidur setelah sahur bisa menyebabkan naiknya isi lambung ke kerongkongan atau yang sering dikenal dengan GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease).

Dari pada tidur, kamu bisa isi waktu dengan beribadah, membersihkan rumah, mandi, dan menyiapkan hal-hal penting sebelum bekerja, seperti mencatat to-do-list.

4. Manfaatkan Waktu Istirahat di Kantor

manfaatkan waktu istirahat saat bekerja di bulan puasa
Foto: Pixabay.com

Seharian bekerja  dan duduk di posisi yang sama bisa menyebabkan nyeri di leher dan pundak. Kamu bisa manfaatkan waktu istirahat di bulan puasa dengan melakukan peregangan atau stretching ringan.

Selain itu, kamu bisa  sempatkan untuk tidur siang sekitar 10-20 menit jika memungkinkan. Tidur siang singkat mampu meningkatkan performa dan mood kamu, loh.

5. Berbuka dengan Perlahan dan Secukupnya

Momen berbuka puasa kerap dijadikan ajang balas dendam dari menahan lapar dan haus seharian. Namun, kebiasaan itu ngga baik karena kamu bisa makan lebih dari kebutuhanmu. Beberapa tips berbuka di antaranya:

  • Kamu bisa membawa bekal berupa air putih dan kurma untuk antisipasi berbuka di perjalanan pulang. Kurma memiliki kandungan gula yang dapat menyediakan energi yang cepat bagi tubuh.
  • Suasana berbuka puasa bersama teman sekantor yang hangat jangan sampai membuatmu makan dengan ‘kalap’ ya. Usahakan makan dengan perlahan dan menerapkan mindful eating agar bisa merasakan sinyal kenyang dari tubuhmu.
  • Berikan jeda antara menu berbuka dengan makan berat agar sistem pencernaanmu bisa menyesuaikan setelah beristirahat selama kamu puasa.

Nah, begitulah beberapa tips berpuasa bagi kamu pekerja kantoran. Semoga bisa membantu melancarkan ibadah puasa kamu di bulan suci ini, ya!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Referensi

http://www.p2ptm.kemkes.go.id/dokumen-p2ptm/memetik-manfaat-tidur

https://www.sleepfoundation.org/excessive-sleepiness/workplace-accidents

https://www.eatingwell.com/article/290631/what-is-a-complex-carbohydrate/

https://www.emro.who.int/nutrition/healthy-eating/index.html#ramadan

https://www.healthline.com/health/deskercise#TOC_TITLE_HDR_1

https://www.healthline.com/health/how-long-should-i-nap

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.