
Teman Sehat, kamu pernah makan kacang merah, ngga? Kacang ini biasanya diolah dalam bentuk sup, sayur, atau dessert seperti puding, atau es krim. Kacang ini sering disebut juga sebagai kidney bean, karena memiliki bentuk menyerupai ginjal. Yuk, simak di sini untuk tahu lebih banyak manfaat kacang merah untuk kesehatan!
Sumber protein rendah lemak
Protein merupakan salah satu makronutrien utama dalam tubuh. Zat gizi ini tersusun atas asam amino dan diperlukan untuk pembentukan sel, jaringan, organ, tulang, dan kulit. Menurut USDA, secangkir (100 gram) kacang merah kering, mengandung 21,3 gram protein. Berdasarkan Acuan Label Gizi, asupan protein harian yang disarankan saat ini sekitar 60 gram dan 36% nya sudah bisa terpenuhi hanya dengan mengonsumsi secangkir kacang merah, loh!
Ngga hanya itu, dalam 100 gram kacang merah juga terkandung 1,2 gram lemak dengan lemak jenuh yang sedikit. Coba kamu bandingkan dengan satu porsi daging merah tanpa lemak (3 ons), kandungan lemaknya bisa mencapai 25 gram dengan lemak jenuh 10 gram.
Asupan lemak jenuh yang tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke. Studi kohor tahun 2018 mengungkapkan bahwa makan lebih banyak sumber protein nabati, seperti kacang-kacangan, bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Ragam manfaat kacang merah
Selain unggul dalam protein, manfaat kacang merah untuk kesehatan juga berasal dari lima zat gizi penting berikut:
- Serat makanan, efektif mencegah sembelit dan meningkatkan kesehatan jantung, karena mengikat kolesterol dalam pencernaan dan mengeluarkannya dari tubuh sebelum sempat diserap.
- Zat besi, penting untuk pembentukan hemoglobin, mendukung metabolisme, pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi sel, serta pembentukan beberapa hormon.
- Magnesium, berperan dalam sintesis protein, mengatur tekanan darah, mengontrol gula darah, serta mendukung fungsi otot dan saraf.
- Fosfor, bertanggung jawab untuk pembentukan gigi dan tulang, produksi energi, serta pengaturan pH tubuh. Mineral ini juga bekerja sama dengan vitamin B untuk mendukung fungsi ginjal, kontraksi otot, dan detak jantung normal.
- Folat, vitamin B yang membantu produksi DNA dan pembelahan sel. Vitamin ini sangat penting untuk tumbuh kembang janin dalam kandungan.
Mengontrol gula darah

Kandungan karbohidrat kacang merah, sekitar 43,7 gram per 100 gram yang berupa karbohidrat kompleks kaya serat. Berbeda dengan karbohidrat sederhana, tubuh kamu mencerna karbohidrat kompleks lebih lambat, sehingga ngga akan membuat gula darah naik seketika. Inilah alasan kacang merah baik dikonsumsi bagi penderita diabetes, karena mencegah hiperglikemia atau hipoglikemia yang menyebabkan efek buruk bagi kesehatan.
Menurunkan berat badan
Serat dan protein merupakan dua elemen penting untuk memberikan rasa kenyang. Terlebih, karbohidrat kompleks dalam kacang merah akan dicerna secara perlahan, sehingga menghasilkan energi yang stabil selama berjam-jam setelah makan. Ini bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama, sehingga nafsu makan terkontrol dengan baik.
Mengurangi risiko kanker
Menurut American Institute of Cancer Research, kacang merah bisa mengurangi risiko kanker karena mengandung komponen penting, seperti:
- Saponin dan lignan: mencegah pertumbuhan sel tumor.
- Pati resisten: bisa melindungi sel usus besar dan mencegah kanker usus besar.
- Antioksidan: senyawa yang bisa menangkal radikal bebas penyebab kanker.
- Serat: mengurangi risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker kolorektal dan kanker payudara.
Itulah manfaat kacang merah yang bisa kamu peroleh. Pedoman Diet Amerika merekomendasikan orang dewasa untuk makan 3 cangkir kacang-kacangan setiap minggu. Yuk, penuhi kebutuhan gizimu dengan makan kacang merah!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP
