Tempe Daun Pepaya, Alternatif Sumber Protein

Hai Sahabat Sehat! Pasti kamu sudah pernah mengonsumsi tempe. Makanan yang satu ini merupakan olahan fermentasi berbahan dasar kedelai yang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Rasanya yang enak dan harga terjangkau menjadikan tempe dapat dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat. Bukan hanya itu, tempe juga punya banyak manfaat kesehatan, loh!

Supaya ngga bosan dengan olahan tempe yang itu-itu saja, yuk buat tempe daun pepaya yang kaya akan protein dan antioksidan.

membust tempe daun pepaya
Foto: Pixabay.com

Kandungan Tempe Daun Pepaya

Tempe dikenal sebagai sumber protein nabati yang berasal dari kedelai. Inovasi menambahkan daun pepaya ke dalam tempe bukan hanya memberikan cita rasa baru, melainkan juga menambah kandungan gizinya, salah satunya protein. Menurut Data Kemenkes dalam Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) 2019, dalam 100 gram daun pepaya segar terdapat kandungan protein sebesar 8 gram. Jadi, dengan penambahan daun pepaya kandungan protein dalam tempe bisa lebih tinggi.

Bukan hanya itu, daun pepaya juga memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder, seperti alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid dan enzim papain. Senyawa tersebut bisa berperan sebagai antioksidan, antibakteri, antikanker, dan antiperadangan.

Salah satu studi dalam Jurnal Teknosains Pangan juga telah membuktikan penambahan daun pepaya bisa meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tempe. Senyawa antioksidan dapat mencegah terjadinya kerusakan sel yang diakibatkan oleh radikal bebas dan biasanya menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya penyakit tidak menular, seperti penyakit kardiovaskular, osteoporosis, dan kanker.

membuat tempe daun pepaya
Foto: Pixabay.com

Simak Cara Mengolahnya!

Seperti yang sudah disebutkan, daun pepaya punya banyak kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Sayangnya, rasanya yang pahit membuat sebagian orang ngga terlalu suka makan daun pepaya. Jadi, kamu bisa mencoba menambahkannya dalam pembuatan tempe yang ternyata mampu mengurangi rasa pahitnya, loh!

Tahap pertama kamu bisa mencuci daun pepaya, kemudian merebusnya selama 10 menit. Selanjtnya keringkan di bawah terik matahari selama kurang lebih 8 jam. Setelah dikeringkan, daun pepaya dipisahkan dengan tulang daunnya kemudian dihaluskan dengan blender dan diayak hingga didapat serbuk daun pepaya. Serbuk inilah yang akan dicampurkan dengan kedelai yang akan diolah menjadi tempe.

Rendamlah kedelai bersih yang sudah di kukus selama 15 menit dalam wadah tertutup. Perendaman dilakukan selama 2 hari, kamu perlu mengganti air rendaman setelah 24 jam. Kupas kulitnya, kemudian cuci kembali dan kukus dalam air mendidih hingga lunak. Tiriskan dan simpan dalam suhu ruang.

Tambahkan 22,5% serbuk daun kelapa dari total kedelai yang digunakan, kemudian fermentasi dengan ragi tempe selama 2 hari dalam wadah tertutup. Setelah jadi, tempe daun pepaya siap diolah jadi berbagai masakan.

Gimana Sahabat Sehat, tertarik untuk mencobanya? Semoga bermanfaat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Fitria, Nur Aini, dkk. 2013. Tempe Daun Pepaya Sebagai Alternatif Terapi Untuk Penderita Kanker. Jurnal Teknosains Pangan Vol 2 No 4.

Setiaji, Agung. 2009. Efektifitas Ekstrak Daun Pepaya Carica pepaya L. Untuk Pencegahan Dan Pengobatan Ikan Lele Dumbo Clarias sp Yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophilla.Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Winata, Hadi. 2011. Skripsi “Aktivitas Antioksidan dan Kandungan Kimiawi Ekstrak Daun Wungu (Graptophyllum pictum L. Griff)”. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Andrafarm. Data Kemenkes Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) 2019: Daun Pepaya Segar. https://www.andrafarm.co.id/_andra.php?_i=daftar-tkpi&kmakan=DR065#AndraFarm

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.