Coxiella burnetii, Bakteri Penyebab Demam Q

Sahabat Sehat, pernahkah kamu mendengar demam Q? Demam Q disebabkan oleh Coxiella burnetti, bakteri patogen yang sering ditemukan pada susu tidak terpasteurisasi. Dikarenakan kemudahan transmisi dan bahayanya, C. burnetii telah digambarkan sebagai agen bioterorisme yang potensial.

penyebab deman Q
Foto: Pexels.com

Sekilas tentang Coxiella burnetii

Coxiella burnetii, bakteri Gram-negatif yang merupakan bakteri intraseluler obligat dan agen penyebab demam Q. Penyakit zoonosis dengan dampak ekonomi cukup besar dalam industri peternakan. Coxiella dikenal tahan terhadap stress lingkungan ekstrim, seperti panas, pH rendah dan tinggi, dan desikasi (pengeringan).

Sel Coxiella dapat bertahan dalam waktu lama di lingkungan dan makanan yang terkontaminasi. Coxiella burnetii dianggap sebagai patogen pembentuk spora yang paling tahan panas yang ditemukan dalam susu, menjadikannya organisme patokan untuk menentukan kondisi pasteurisasi yang tepat.

Transmisi Coxiella burnetii

Hewan ruminansia seperti sapi, domba, dan kambing merupakan reservoir utama demam Q pada pria. Manusia biasanya tertular dengan menghirup udara yang terkontaminasi kotoran dan urin hewan yang terinfeksi. Transmisi lainnya lewat konsumsi susu tak dipasteurisasi dan produk turunannya. Meski kemungkinannya kecil, demam Q juga bertransmisi melalui transfusi darah, ibu ke janin, atau melalui hubungan seksual.

Di AS, CDC mencatat 132 kasus demam Q di 2008, 117 kasus akut dan 15 kasus kronis. Sejak saat itu, 90-110 kasus akut dan 20-25 kasus kronis dilaporkan setiap tahun. Di Belanda terjadi setidaknya 4.000 kasus demam Q selama rentang 4 tahun, mulai tahun 2007. Kambing perah dan domba disinyalir menjadi sumber wabah utama di Belanda, dengan 30 peternakan mengalami tingkat aborsi ternak yang sangat tinggi.

Individu Rawan Terinfeksi demam Q

Profesi tertentu berisiko lebih tinggi untuk terpapar C. burnetii, termasuk dokter hewan, pekerja pabrik pengolahan daging dan susu, peternak, dan peneliti di fasilitas pemeliharaan domba dan kambing. Orang yang bekerja di area ini mungkin perlu mengambil tindakan pencegahan ekstra.

Gejala dan Bentuk Demam Q

Demam Q dapat muncul dalam dua bentuk berbeda. Sebagian orang menunjukkan gejala, sebagian tidak. Seberapa parah sakitnya bergantung pada jenis sakit yang diderita.

Bentuk akut, gejala biasanya hilang dengan sendirinya, bila bertambah serius maka dianjurkan mendapat antibiotik doksisiklin selama 2 minggu. Gejala bisa berbeda antar individu, umumnya gejala meliputi demam tinggi; sakit kepala parah; nyeri otot; panas dingin; berkeringat banyak; mual, muntah, atau diare; batuk kering; dan nyeri perut atau dada. Demam biasanya berlangsung satu atau dua minggu.

Bentuk kronis, biasanya terjadi pada orang yang memiliki penyakit serius lain atau sedang hamil. Demam Q kronis mungkin ngga berkembang sampai 6 minggu atau bertahun-tahun setelah terinfeksi. Tapi, infeksi bisa saja menyebar ke lapisan jantung dan menyebar ke otak, selaput otak, hati atau paru-paru. Infeksi akut bisa tanpa gejala atau bermanifestasi menyerupai pneumonia. Pada 1-5% infeksi primer, demam Q kronis dapat berkembang menjadi endokarditis. Kematian mencapai > 60 % pada kasus tak tertangani.

pemerahan susu sapi
Foto: Pexels.com

Cara Pencegahan Kontaminasi Pangan

Tingkat pasteurisasi yang diwajibkan oleh FDA, BPOM dan berbagai badan pengawas mewajibkan pasteurisasi harus bisa mematikan C. burnetii.  Pada dasarnya, pasteurisasi disini dianggap sudah bisa meniadakan keperluan deteksi organisme dalam produk susu. Standar pasteurisasi yang diwajibkan adalah suhu 63°C selama 30 menit atau suhu 71,5 °C selama 15 detik.

Sahabat Sehat, selain itu, kamu sebagai konsumen bisa lebih waspada dengan selalu mengecek label pada kemasan untuk mengetahui apakah susu yang akan dikonsumsi sudah dipasteurisasi atau belum. Semoga informasi di atas bisa membantu kamu untuk lebih mengenal dan waspada terhadap demam Q yang disebabkan oleh Coxiella burnetii.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

CDC. 2019. Q fever. https://www.cdc.gov/qfever/. Diakses 24 Juli 2022.

FDA. 2018. Raw Milk Questions & Answers. https://www.fda.gov/food/buy-store-serve-safe-food/raw-milk-questions-answers. Diakses 24 Juli 2022.

Neupane K, Kaswan D. Coxiella Burnetii. 2022 May 1. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan–. PMID: 32491816.

Škultéty L. Q fever and prevention. Epidemiol Mikrobiol Imunol. 2020 Spring;69(2):87-94. English. PMID: 32819108.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.