Ibu Hamil Kurus? Ini Penyebab dan Solusinya

Tahukah Sahabat Sehat bahwa presentase ibu hamil kurus di Indonesia adalah 16,9% pada tahun 2023. Ibu hamil kurus adalah ibu hamil yang memiliki ukuran Lingkar Lengan Atas (Lila) <23.5 cm atau Indeks Massa Tubuh (IMT) <18,5 kg/m². IMT hanya dipakai pada kondisi sebelum hamil dan usia kehamilan ≤12 minggu ya Sahabat Sehat.

Cara mengukur IMT dapat dilihat pada video di bawah ini!

Ciri-ciri lain yang dirasakan ibu hamil kurus, yaitu mudah lelah, sulit konsentrasi, berat badan turun atau ngga bertambah selama hamil, dan mudah pusing. Target penambahan berat badan bagi ibu hamil kurus adalah 14-20 kg selama kehamilan. Kondisi ibu hamil kurus dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang janin yang dikandung seperti keguguran, kematian bayi dalam kandungan, berat badan bayi lahir rendah, dan perkembangan otak ngga optimal.

Kenapa bisa terjadi dan bagaimana solusinya?

ibu hamil
Foto: Freepik

Usia ibu hamil terlalu muda atau tua

Usia ideal ibu untuk hamil adalah 20-35 tahun. Ibu berusia kurang dari 20 tahun masih mengalami pertumbuhan dan perkembangan sedangkan di atas 35 tahun fungsi tubuh ibu semakin melemah. Kedua kondisi itu membuat ibu membutuhkan energi lebih besar sehingga akan bersaing dengan bayi yang dikandungnya. Jadi rencanakan kehamilan kamu dengan baik ya.

Asupan makanan ibu yang kurang

Apakah dalam satu porsi makan Sahabat Sehat sudah sesuai dengan yang dianjurkan? Porsi makan yang dianjurkan berisi makanan pokok (nasi) 6-9 sendok makan (100-150 gram) + protein hewani 1 potong sedang (50 gram) + protein nabati 1 potong sedang tempe (50 gram) atau setara dengan tahu 2 buah (100 gram) + sayur matang 1 gelas belimbing tanpa kuah (100 gram) + buah 1 potong sedang (100 gram).

Foto: ayosehat.kemkes.go.id

Idealnya sebelum hamil porsi makannya adalah 3 x 1 porsi tersebut dan ditambah snack atau selingan 2 kali pukul 09.00 dan 15.00 WIB dapat berupa biskuit atau buah 1 porsi. Nah, saat hamil usia ≤12 minggu, porsi makannya ditambah ¼ porsi tersebut ya Sahabat Sehat, dapat ditambahkan di siang hari. Saat usia kehamilan di atas 12 minggu, bagi ibu hamil kurus porsi makannya ditambah 1 porsi/hari. Air putih 8-12 gelas/hari dan 1 tablet tambah darah setiap hari. 

Penyakit infeksi pada ibu hamil

Ibu hamil kurus juga disebabkan oleh adanya penyakit infeksi seperti tuberkulosis (TB), diare, malaria, dan lain-lain. Jadi, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan kehamilan kamu secara rutin ke dokter. Jaga kebersihan tangan, makanan dan minuman kamu juga ya.

Keadaan sosial ekonomi yang tidak mendukung 

Makan sehat dan mencukupi kebutuhan gizi sehari tidak harus mahal, Sahabat Sehat. Kamu bisa mengganti dengan pangan lokal yang ada di sekitarmu, seperti mengganti nasi dengan singkong, ayam dengan ikan, atau tempe dengan oncom. Menanam sayur sendiri di rumah bisa menghemat biaya dan hindari konsumsi sayuran mentah. Buah-buahan dapat pilih buah lokal dengan harga lebih terjangkau. Ibu hamil juga sangat perlu untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi. Info menarik tentang pangan dan kesehatan dapat dilihat di linisehat.com.

Sahabat Sehat, semoga informasi di atas bermanfaat ya. 

Ditulis Oleh:

Inti Makaryani, S. Gz
Nutrisionis di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo
S1 Ilmu Gizi di IPB University (2014)

 

 

Referensi

[Kemenkes] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Dalam Angka. https://drive.google.com/file/d/1rjNDG_ f8xG6-Y9wmhJUnXhJ-vUFevVJC/view. Diakses pada 3 Desember 2024

Poster Isi Piringku Kaya Protein Hewani untuk Ibu Hamil. https://ayosehat.kemkes.go.id/poster-isi-piringku-kaya-protein-hewani-untuk-ibu-hamil. Diakses pada 28 November 2024.

Wati EK, Murwani R, Kartasurya MI, Sulistiyani S. 2024. Determinants of chronic energy deficiency (CED) incidence in pregnant women: A cross-sectional study in Banyumas, Indonesia. Narra J. 4(1): e742. doi: 10.52225/narra.v4i1.742. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11125398/#s10

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.