Halo Sahabat Sehat, tahukah kamu bahwa masalah KEK masih menjadi perhatian penting pemerintah Indonesia. Hal ini karena KEK bukan hanya berdampak buruk bagi perumpuan sendiri, tetapi juga pada produktivitas negara. Sayangnya, banyak yang belum menyadari masalah gizi ini. Padahal, angka KEK di Indonesia, baik pada wanita usia subur (WUS) maupun ibu hamil cukup tinggi, loh! Oleh karena itu, penting banget buat kamu tahu permasalahan gizi ini. Yuk, simak penjelasannya!

Mengenal KEK
KEK merupakan singkatan dari kekurangan energi kronis, kondisi ketika seseorang mengalami kekurangan gizi terkhusus energi dan protein dalam jangka waktu yang cukup lama. KEK biasa terjadi pada wanita usia subur, yaitu usia berfungsinya reproduksi atau sekitar usia 15 hingga 49 tahun. Cara mendeteksi KEK cukup mudah, kamu hanya perlu siapkan pita pengukur, lalu ukur lingkar lengan atas. Perempuan dewasa dikatakan mengalami KEK, apabila hasil pengukuran lingkar lengan atas (LILA) berada kurang dari 23,5 cm. Kamu perlu waspada jika hasil pengukuran di bawah angka tersebut.
Bahaya KEK
Selain membahayakan diri sendiri, jika KEK tidak ditangani, maka akan membahayakan calon keturunannya. Bumil yang terlanjur KEK, akan mengalami risiko lebih tinggi dibanding bumil yang sudah memperbaiki kondisi gizinya sebelum hamil. Sebab, janin yang akan dilahirkan berisiko mengalami gangguan pertumbuhan, yang berujung pada stunting. Maka, penting sekali bagi perempuan untuk memperhatikan status gizinya sejak dini.

Cegah dengan Gizi Seimbang
Hal yang mempengaruhi KEK secara langsung adalah pola makan. Memilih makanan saat ini cukup menjadi tantangan. Sebab tren saat ini dihadapi dengan banyak makanan inovatif tetapi tidak tahu apakah yang kamu konsumsi sesuai dengan kebutuhan ataukah tidak.
Kementerian Kesehatan memiliki panduan kebutuhan gizi untuk setiap kelompok umur, termasuk perempuan dalam usia subur. Panduan ini diimplementasikan dalam bentuk pedoman gizi seimbang yang akan membantu kamu bagaimana cara memenuhi gizi yang benar. Oleh karena itu, hal yang membantu kamu tercegah KEK adalah pahami kebutuhan gizi terlebih dahulu.
Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan (2019), secara umum rata-rata kebutuhan kalori perempuan dewasa adalah berkisar di angka 1800—2250 kkal per hari dan tambahan 180—300 kkal untuk ibu hamil. Sedangkan, kebutuhan protein, berkisar di angka 60—65 gram per hari. Nah, selain pola makan, penting juga untuk kamu melakukan anjuran lainnya, seperti aktivitas fisik, menjaga berat badan, dan minum yang cukup.
