Diet yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Mental

Halo, Teman Sehat! Salah satu kunci untuk memiliki tubuh yang sehat yaitu konsumsi makanan yang bergizi. Tahukah kamu, makanan juga mempengaruhi kesehatan mental, loh! Kira-kira bagaimana hubungannya, ya? Yuk, simak jawabannya di sini!

Apa hubungannya?

Beberapa studi yang ditulis ulang pada laman American Psychological Association, menyatakan bahwa pola makan bisa berkontribusi pada munculnya depresi. Contohnya konsumsi makanan cepat saji, gula, dan soft drinks berhubungan dengan peningkatan terjadinya ADHD atau attention-deficit/hyperactivity disorder.

Studi lain juga menunjukkan bahwa, anak-anak dan remaja yang kurang mengonsumsi sayur, buah, dan ikan memiliki gejala ADHD. Vitamin dan karbohidrat meningkatkan pembentukan (sintesis) enzim serotonin. Enzim ini berperan meningkatkan rasa bahagia pada tubuh. Sedangkan konsumsi gula berlebih bisa menurunkan protein yang bernama brain-derived neurotrophic factor (BDNF), yang bisa memicu depresi dan kegelisahan.

Usus juga berperan, loh!

Selain itu, usus juga berperan dalam kesehatan mental, loh! Tiga triliun bakteri baik yang ada pada usus, akan menurunkan peradangan (inflamasi), sehingga bisa meningkatkan mood dan menurunkan depresi.

Beberapa jenis makanan fermentasi yang mengandung bakteri baik bagi usus yaitu kefir, kimchi, dan yoghurt bisa membantu kamu mengurangi kecemasan, stres, dan depresi. Sebaliknya, makanan tinggi lemak dan gula ngga baik untuk kesehatan usus dan otak. Penelitian mengatakan diet tinggi gula dapat memperparah gejala schizophrenia. 

Zat gizi yang kamu perlukan,

Beberapa zat gizi bisa membantu penyembuhan atau pencegahan penyakit mental, seperti:

  • Vitamin B. Saat kamu kekurangan vitamin B12, akan memicu terjadinya peradangan pada otak. Hal inilah yang akan berpotensi memicu depresi dan mudahnya lupa (demensia). Kurangnya asupan B12 juga memengaruhi mood seseorang, loh!
  • Zat besi. Kurangnya zat besi pada darah atau anemia, juga berhubungan dengan terjadinya depresi, loh!
  • Omega 3. Omega 3 merupakan lemak baik yang bisa meningkatkan daya ingat dan juga meningkatkan mood kamu.
  • Zink. Zat gizi ini membantu kamu mengontrol respon tubuh terhadap stres. Kadar zink yang rendah pada tubuh, bisa menyebabkan depresi. Salah satu sumber terbaiknya yaitu oyster atau tiram.
  • Zat antioksidan. Kandungan zat antioksidan pada cokelat, bisa memperbaiki aliran darah ke otak, meningkatkan daya ingat, dan meningkatkan mood mu.

Pola diet yang bisa kamu terapkan

Penelitian menunjukkan ada 2 jenis diet yang paling baik bagi kesehatan mental, yaitu diet mediterania dan DASH diet. Yuk, simak pola diet yang diterapkannya!

Diet Mediterania

  • Penuhi asupan serat dengan biji-bijian utuh dan kacang-kacangan
  • Konsumsi sayur dan buah dalam jumlah banyak
  • Fokus pada konsumsi ikan dengan lemak baik, seperti salmon dan tuna dibandingkan dengan daging merah
  • Tambahkan lemak baik, seperti kacang-kacangan mentah dan olive oil
  • Batasi asupan gula

Diet DASH

  • Penuhi asupan biji-bijian utuh, sayur, dan buah
  • Konsumsi protein dari ayam, ikan, dan kacang-kacangan
  • Konsumsi susu rendah lemak atau nonfat
  • Batasi garam, gula, alkohol, dan lemak jenuh

Nah, setelah menyimak penjelasan di atas, sekarang Teman Sehat harus lebih bijak dalam memilih makanan untuk menjaga kesehatan mental, ya! Jangan lupa konsultasikan kesehatanmu sebelum menerapkan pola diet tersebut ke ahli gizi maupun dokter. So, jangan lupa bagikan artikel ini ke orang terdekatmu, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *