Ikut Lomba Makan Kerupuk? Yuk, Cek Kandungan Gizinya!

Lomba makan kerupuk menjadi salah satu perlombaan yang ikonik saat perayaan hari kemerdekaan. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa, sepertinya sudah pernah ikut serta dalam lomba ini setidaknya satu kali. Ngga hanya saat perayaan hari merdeka, masyarakat Indonesia memang terlihat sangat akrab dengan makanan yang satu ini ya, Sahabat Sehat. Bahkan bagi sebagian orang, menyantap makanan tanpa kerupuk terasa ada yang kurang. Apakah kamu termasuk salah satunya? Dibalik kenikmatannya, baagaimana sih kandungan gizi yang ada dalam kerupuk?

Kerupuk

lomba makan kerupuk
Foto: id.pinterest.com/muktialiaja

Kerupuk merupakan salah satu jenis makanan kering yang berbahan dasar tepung dan biasanya dicampur dengan bahan lain untuk memberikan rasa, seperti ikan dan udang. Sebagian kerupuk diberi nama sesuai jenis pemberi rasanya. Misalnya kerupuk udang yang terdiri dari campuran tepung dan udang. Ketika digoreng kerupuk ini akan mengalami perubahan ukuran menjadi lebih besar dan memiliki tekstur yang renyah. Selain bisa menggunakan bahan tambahan yang beragam, bentuk dari kerupuk juga sangat bervariasi, loh!

Biasanya kerupuk dikonsumsi sebagai makanan pendamping bersama lauk pauk, bukan sebagai hidangan utama. Ngga jarang juga ada yang menjadikan kerupuk sebagai camilan diantara makan besar.

Kandungan Gizi Kerupuk

Jika dilihat dari bahan yang digunakan dalam pembuatannya, kerupuk terbuat dari tepung, bahan yang memiliki kandungan pati cukup tinggi. Pati merupakan salah satu sumber karbohidrat yang berperan sebagai sumber energi bagi tubuh. Ditambah lagi jika digoreng menggunakan dengan minyak, kerupuk menjadi salah satu makanan ringan yang menyumbang energi yang cukup tinggi untuk tubuh.

Kandungan gizi lainnya gimana dong?

lomba makan kerupuk dan kandungan gizinya
Foto: Pixabay.com

Nah, karena kandungan gizi tepung sangat terbatas biasanya selain untuk memberikan rasa, pemeberian bahan tambahan juga bisa menambah kandungan zat gizi pada kerupuk. Misalnya, jika diberi campuran udang atau ikan, maka kerupuk akan memiliki tambahan kandungan protein yang diperoleh dari udang atau ikan tersebut. Di antara berbagai macam jenis kerupuk yang ada, dua jenis kerupuk ini paling banyak ditemui dan digemari oleh masyarakat Indonesia.

Dalam 100 gram Berat Dapat Dimakan (BDD), kerupuk udang goreng menyumbang kalori hingga 477 Kkal. Jumlah ini bisa memenuhi sekitar 22% dari rata-rata kebutuhan energi harian untuk orang dewasa, dengan kandungan protein 4-5 gram. Sementara itu, dalam 100 gram BDD kerupuk ikan bisa menyumbang kalori hingga 520 Kkal, dan bisa memenuhi 24% kebutuhan energi harian.

Meskipun begitu, kerupuk ngga bisa benar-benar dikategorikan sebagai sumber kalori maupun protein ya, Sahabat Sehat. Hal ini juga disebabkan karena kerupuk hanya dikonsumsi sedikit sebagai makanan tambahan lauk pauk. Kandungan energi yang cukup tinggi, juga membuat kerupuk sebaiknya ngga dikonsumsi terlalu banyak terutama jika kamu hanya menjadikannya sebagai camilan. Jangan lupa perhatikan juga penggunaan minyak yang digunakan saat menggoreng kerupuk, ya!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Kandungan gizi kerupuk ikan superindo

https://nilaigizi.com/gizi/detailproduk/2043/kerupuk-ikan-superindo

Kandungan gizi kerupuk udang goreng

https://nilaigizi.com/gizi/detailproduk/213/kerupuk-udang-goreng

Koswara S. 2009. Pengolahan Aneka Kerupuk. E-book Pangan, Teknologi Pangan, Universitas Muhammadiyah Semarang.

http://tekpan.unimus.ac.id/wp-content/uploads/2013/07/PENGOLAHAN-ANEKA-K-E-R-U-P-U-K.pdf

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.