Masih Asing dengan Autisme? Yuk, Kenali Lebih Dekat!

Teman Sehat, tahukah kamu apa itu autisme? Yap, autisme atau yang biasanya disebut Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan suatu kondisi yang berkaitan dengan perkembangan otak anak. Kondisi ini memengaruhi kemampuannya dalam bersoliasisasi, berkomunikasi, dan berperilaku. Pada tahun 2018, diperkirakan 1 dari 59 anak didiagnosa memiliki autisme.

Mempunyai anak dengan sindrom ini, pasti menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua. Banyak orangtua yang merasa cemas dan takut akan perkembangan anaknya. Hal ini dikarenakan mereka cenderung kesulitan untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Padahal, sebenarnya mereka bisa tumbuh dan memiliki kemampuan yang setara dengan teman-temannya. Mau tahu bagaimana caranya? Yuk, simak!

Kenalkanlah segala bentuk emosi pada anak

Si kecil dengan gejala autisme, bukannya ngga mengerti tentang emosi atau bahkan tak memiliki emosi sama sekali. Mereka tetap bisa marah, sedih, dan senang. Namun memang mereka ngga tahu bagaimana cara mengungkapkan perasaan pada orang lain. Pelajaran pertama yang bisa kamu berikan adalah mengajarinya memahami berbagai emosi yang ada.

Mulailah dengan menunjukkan karakter kartun yang mereka suka. Saat mereka menonton, tanyakanlah kepadanya emosi apa yang ditunjukkan oleh karakter tersebut. Setelah itu, jelaskan juga padanya, kapan dan dalam kondisi seperti apa saja, emosi-emosi tersebut akan muncul.

Bermain peranlah dengan mereka

Kamu bisa mengajaknya bermain peran untuk melatih kemampuan sosialnya. Ciptakanlah berbagai situasi yang mungkin akan mereka alami. Mulailah dengan membentuk suatu kondisi dan tanyakanlah kepada mereka apa saja yang harus dilakukan dan bagaimana caranya.

Tentu hal ini harus terus menerus dilakukan dengan kondisi dan situasi yang berbeda. Nantinya hal ini akan membuat mereka semakin tahu bagaimana harus bersikap di depan teman-temannya.

Perhatikan kandungan zat gizi pada makanannya

Faktor lainn yang ngga kalah penting, yaitu berikanlah makanan sesuai kecukupan zat gizinya. Beberapa makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh si kecil yaitu makanan yang mengandung lemak omega 3 yang tinggi seperti ikan tuna dan salmon.

Selain itu perbanyaklah mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin dan mineral yang tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran. Kemudian, hindarilah makanan yang mengandung kasein dan gluten.

Nah, Teman Sehat, itulah beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam menghadapi anak dengan penyandang autisme. Mereka ngga selamanya buruk, tetapi mereka adalah anugrah dari Tuhan untuk kamu. Keunikannya adalah hal yang harus kita syukuri. Oleh karena itu, dukunglah mereka supaya bisa tumbuh dan berkembang sehingga menjadi seseorang yang kuat dan tangguh.

Editor dan Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *