Penting! Inilah Anjuran Denyut Nadi Saat Olahraga!

Sahabat Sehat pasti sepakat kalau olahraga rutin dapat menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Tapi, tahukah kamu kalau ternyata asal bergerak aja ngga cukup untuk memberikan manfaat kesehatan yang optimal? Yap, untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal, penting untuk memperhatikan denyut nadi. Simak penjelasan berikut, yuk!

menghitung denyut nadi saat olahraga
Foto: Freepik.com

Pentingnya mengetahui denyut nadi

Denyut nadi adalah jumlah berapa kali pembuluh darah arteri di tubuh mengembang dalam satu menit yang menggambarkan berapa kali jantung berdetak dalam satu menit. Saat berolahraga, denyut nadi memberikan gambaran intensitas olahraga yang sedang dilakukan. Dengan mengukur denyut nadi, Sahabat Sehat bisa mengetahui apakah olahraga yang sedang dilakukan sudah sesuai dengan target intensitas olahraga yang ingin dicapai atau belum.

Cara mengukur denyut nadi

Denyut nadi dapat diukur di pergelangan tangan dan di leher. Denyut nadi di pergelangan tangan bisa diukur dengan menekan lembut pergelangan tangan di sekitar bawah jempol menggunakan jari telunjuk dan jari tengah tangan yang lain. Sedangkan, untuk mengukur denyut nadi di leher, tekan lembut bagian tepi leher di sekitar bawah tulang rahang menggunakan jari telunjuk dan jari tengah.

Apabila denyut nadi sudah teraba, hitung jumlah denyut nadi selama 15 detik lalu kalikan dengan 4, itulah denyut nadimu. Saat sedang beristirahat, pada umumnya denyut nadi seseorang berkisar antara 60-100 kali per menit.

Menghitung denyut nadi maksimal

Sebelum mengetahui apakah denyut nadi sudah sesuai target intensitas olahraga, Sahabat Sehat perlu menghitung denyut nadi maksimal (maximum heart rate atau HRmax). Denyut nadi maksimal dihitung dengan mengurangi 220 dengan usia. Sehingga, kalau Sahabat Sehat berusia 25 tahun, denyut nadi maksimal Sahabat Sehat adalah 195 kali per menit.

Pastikan saat berolahraga denyut nadi ngga melebihi denyut nadi maksimal. Denyut nadi yang terlalu tinggi justru dapat menyebabkan kelelahan dan ngga memberikan manfaat kesehatan.

intensitas olahraga
Foto: Freepik.com

Anjuran denyut nadi sesuai intensitas olahraga

Nah, setelah mengetahui denyut nadi maksimal, Sahabat Sehat kini dapat menentukan denyut nadi yang perlu dimiliki agar bisa berolahraga intensitas sedang atau dengan intensitas berat dengan benar.

Olahraga intensitas sedang tercapai ketika denyut nadi dalam rentang 50 – 70% denyut nadi maksimal. Ciri seseorang berolahraga dengan intensitas sedang meliputi bernapas cepat tanpa kehilangan napas, mulai berkeringat setelah kurang lebih 10 menit, serta masih dapat berbicara walaupun ngga bisa menyanyi. Saat melakukan olahraga intensitas sedang, sebanyak 65 – 85% sumber energi olahraga berasal dari lemak tubuh sehingga olahraga intensitas ini cocok bagi yang ingin mengurangi simpanan lemak tubuh.

Sementara itu, olahraga intensitas berat tercapai ketika denyut nadi dalam rentang 70 – 85% denyut nadi maksimal. Ciri seseorang berolahraga dengan intensitas berat meliputi bernapas lebih cepat dan dalam, mulai berkeringat hanya dalam beberapa menit setelah mulai berolahraga, serta ngga bisa berbicara tanpa berhenti untuk mengambil napas.

Pada olahraga intensitas ini, sumber energi olahraga yang berasal dari lemak tubuh hanya sebesar 45%. Olahraga ini dapat meningkatkan kapasitas aerobik dan memberikan manfaat kesehatan jantung yang lebih besar dibandingkan olahraga intensitas sedang.

Setelah Sahabat Sehat membaca artikel ini, jangan lupa terapkan informasi mengenai anjuran denyut nadi saat berolahraga untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih besar, ya!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

American Heart Association. 2021. Target Heart Rates Chart. https://www.heart.org/en/healthy-living/fitness/fitness-basics/target-heart-rates. Diakses 27 September 2022.

Cleveland Clinic. 2021. Exercise Heart Rate Zones Explained. https://health.clevelandclinic.org/exercise-heart-rate-zones-explained/. Diakses 27 September 2022.

Mayo Clinic. 2021. Exercise intensity: How to measure it. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/exercise-intensity/art-20046887#:~:text=You%20can%20calculate%20your%20maximum,beat%20per%20minute%20during%20exercise. Diakses 27 September 2022.

Shmerling, R.H. 2020. How’s your heart rate and why it matters?. https://www.health.harvard.edu/heart-health/hows-your-heart-rate-and-why-it-matters#:~:text=Heart%20rate%20is%20important%20because,just%20about%20everything%20is%20affected. Diakses pada 27 September 2022.

Swain, D.P. dan Franklin, B.A. 2006. Comparison of cardioprotective benefits of vigorous versus moderate intensity aerobic exercise. Am J Cardiol, 97(1):141-147.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.