Tahukah Sahabat Sehat jika kebutuhan gizi pada masa kehamilan meningkat dibandingkan dengan kebutuhan perempuan usia subur yang tidak hamil. Salah satu asupan gizi penting dipenuhi ibu hamil adalah asam folat. Lalu mengapa ibu hamil penting untuk memenuhi asam folat? Yuk simak penjelasannya, Sahabat Sehat!

Fungsi Asam Folat
Asam folat merupakan salah satu bagian dari vitamin B yaitu B9 yang berperan dalam berbagai proses metabolisme. Asam folat juga dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah serta sel darah putih dalam sumsum tulang belakang. Selama hamil, janin sangat membutuhkan asam folat dalam jumlah banyak guna pembentukan sel dan sistem syaraf pusat termasuk otak.
Kebutuhan Gizi Asam Folat
Kebutuhan asam folat pada ibu hamil meningkat dari perempuan usia subur yang tidak hamil. Kebutuhan asam folat pada ibu hamil yaitu 600 mikrogram per hari. Angka tersebut 200 mikrogram lebih banyak dibandingkan perempuan usia subur yang tidak hamil.
Oleh karena itu, pemberian suplementasi asam folat sangat dianjurkan untuk perempuan yang sedang hamil maupun dalam usia subur yang akan mempersiapkan kehamilan di masa mendatang. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia turut mendukung langkah ini dengan adanya program suplementasi tablet tambah darah yang mengandung zat besi dan asam folat bagi perempuan usia subur.
Akibat Kekurangan Asam Folat
Kekurangan atau defisiensi asam folat merupakan kadar asam folat di bawah normal, yaitu folat serum kurang dari 3 ng/ml dan folat eritrosit kurang dari 130 ng/mL. Defisiensi folat ini dapat terjadi karena akibat langsung dari kurangnya konsumsi harian, penyerapan yang buruk dari folat yang dikonsumsi, maupun karena peningkatan kebutuhan misalnya kehamilan.
Asam folat merupakan komponen penting yang harus dipenuhi sebelum kehamilan dan selama masa-masa awal kehamilan untuk mencegah kelahiran prematur, berat bayi lahir rendah dan terganggunya pertumbuhan janin seperti mengalami neural tube defect (kelainan kongenital akibat kegagalan penutupan lempeng saraf), anenchephaly (tanpa batok kepala), bibir sumbing dan menderita spina bifda (kondisi ketika tulang belakang tidak tersambung).

Sumber Asam Folat dalam Pangan
Sumber bahan makanan yang mengandung tinggi asam folat dapat diperoleh dalam beberapa macam makanan di antaranya daging merah, hati, telur, dan susu. Bisa juga dari kacang-kacangan seperti kacang kedelai, kacang polong, dan kacang tanah, maupun sayuran hijau seperti bayam dan brokoli. Buah-buahan berwarna seperti buah bit, pepaya, pisang, alpukat, jeruk, juga bisa menjadi pilihan, selain itu masih banyak pangan sumber asam folat lainnya.
Ternyata asam folat merupakan komponen penting yang berperan penting dalam kehamilan dan harus dipenuhi, baik dari makanan langsung maupun suplementasi. Jangan lupa untuk selalu konsultasikan kebutuhan asam folat dengan dokter dan ahli gizi ya, Sahabat Sehat!
