Tahukah Kamu Bahaya melakukan Skull Breaker Challenge?

Teman sehat, saat ini sedang viral di media sosial mengenai tantangan dari Tik Tok yaitu Skull Breaker Challenge. Yap, challenge satu ini melibatkan para remaja yang mengharuskan mereka melompat bersamaan. Tetapi, tahukah kamu kalau tantangan ini berbahaya? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Skull Breaker Challenge

Skull Breaker Challenge merupakan sebuah tantangan dengan melibatkan 3 orang pemain yang berdiri secara sejajar. Tantangan ini dilakukan dengan cara 3 orang tersebut melompat secara bersamaan.

Kemudian, pada percobaan berikutnya, 2 pemain yang berada di sisi kanan dan kiri akan menendang kaki orang yang di tengah pada saat melompat yang menyebabkan orang yang di tengah akan jatuh secara spontan. Tantangan ini banyak di lakukan, khususnya oleh remaja di seluruh dunia.

Inilah bahayanya

Tahukah kamu, adanya respon spontan yang dilakukan oleh remaja tersebut saat melakukan challange ini, dapat berakibat ngga baik bagi mereka. Jika refleksnya baik, maka kemungkinan mereka ngga akan cidera, tapi jika sebaliknya, maka kemungkinan risiko cidera akan dialami oleh para pemainnya. Mau tahu apa saja kemungkinan yang terjadi? Yuk, simak!

1. Patah Tulang

Pada umumnya, terjatuh dapat menyebabkan risiko patah tulang, patah sendi, dan kerusakan pada ligamen. Pada tantangan Skull Breaker Challenge, yang berisiko untuk mengalami cidera adalah tulang ekor, tulang punggung, dan tengkorak. Hal ini dikarenakan bagian tersebut yang pertama kali berbenturan dengan lantai. Jika tubuh mengalami patah tulang, maka dapat mengganggu aktivitas lainnya.

2. Perdarahan

Terjatuh bisa menyebabkan perdarahan, baik di luar maupun di dalam tubuh. Seringkali, banyak yang ngga menyadari kalau terjadi perdarahan di dalam tubuh, khususnya di otak. Jika telat dalam melakukan penanganan, maka akan mengakibatkan kerusakan serius di dalam tubuh.

3. Lumpuh

Risiko lumpuh bisa terjadi jika kamu terjatuh dalam kondisi duduk. Pada saat jatuh dalam kondisi ini, bagian tubuh yang pertama kali terbentur adalah tulang ekor. Yap, tulang ini terletak di bawah punggung yang berfungsi untuk menjaga kestabilan dalam posisi duduk. Jika tulang ekor mengalami cidera, maka bisa menyebabkan rasa sakit dan berdampak pada kelumpuhan.

Selain itu, jika terjatuh mengenai kepada, maka akan berisiko otak kecil mengalami benturan. Otak kecil memiliki fungsi utama sebagai mengontrol gerak dan keseimbangan tubuh. Jika otak kecil mengalami cidera, maka mengakibatkan terjadinya kerusakan fungsi gerak tubuh yang menyebabkan kelumpuhan.

4. Depresi

Ternyata, depresi juga bisa terjadi pada seseorang yang melakukan tantangan ini, loh! Biasanya, remaja yang mengalami rasa ingin dihagai dan diterima di masyarakat akan cenderung membandingkan kehidupannya dengan orang lain, khususnya di media sosial.

Tantangan ini dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri dengan meningkatnya jumlah followers. Ngga cuma itu, dampak psikologis lainnya yang dialami oleh penderita adalah rasa ngga percaya diri dan frustasi yang diakibatkan oleh gagalnya challenge atau cidera yang dimilikinya.

5. Kematian

Dampak terbesar dari tantangan ini yaitu bisa menyebabkan kematian. Kematian bisa terjadi jika kepala terbentur ke lantai, sehingga menyebabkan cidera serius. Hal ini dikarenakan di dalam kepada terdapat otak yang berfungsi sebagai pusat koordinasi seluruh tubuh. Jika bagian otak mengalami cidera, maka bisa menyebabkan bagian tubuh yang lainnya menjadi terganggu.

Nah, Teman Sehat itulah beberapa dampak dari tantangan Skull Breaker Challenge. Tentunya, kamu harus bijak dalam menggunakan media sosial. Selain itu, kamu harus bisa memilah mana yang baik dan buruk untuk ditiru. Bijaklah menggunakan media sosial, maka kamu akan mendapat manfaat untuk kehidupan yang lebih baik.

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *