Teman Sehat, hubungan merupakan penyatuan dua orang yang ngga saling kenal dan kini melakukan segala sesuatunya untuk tujuan kebahagiaan bersama. Tapi, tahukah kamu, ngga semua hubungan bisa berjalan dengan baik dan terkadang malah menyakiti satu sama lain. Yuk, cari tahu tentang abusive relationship!
Apa itu, abusive relationship?

Abusive relationship, merupakan suatu hubungan yang disertai dengan adanya tindakan kekerasan yang dilakukan dengan tujuan untuk mengontrol pasangan. Kasus yang terjadi juga sangat banyak loh, sebanyak 5.167 kasus kekerasan pada istri dan 1.873 kasus kekerasan saat berpacaran.
Kekerasan dalam hubungan
Kekerasan yang terjadi dalam suatu hubungan terbagi menjadi 3, yaitu:
- Kekerasan verbal dan emosional, ancaman yang dilakukan terhadap pasangan dengan kata kasar maupun ekspresi wajah.
- Kekerasan seksual, tindakan memaksa pasangan untuk melakukan kegiatan seksual yang hanya diingkan sepihak. Pada tahap ini pelaku akan menggunakan kata cinta, sayang dan memberikan janji manis untuk memikat hati pasangannya.
- Kekerasan fisik, menjadi hal yang paling sering terjadi dan bisa terlihat secara langsung. Kekerasan ini akan menyebabkan seseorang terluka baik dikarenakan oleh pukulan, tendangan, tamparan dan sebagaiannya
Tanda abusive relationship
Ada beberapa tanda bahwa hubungan kamu atau orang disekitarmu termasuk dalam kategori abusive relationship antara lain, yaitu:
- Hubungan yang dijalin membuat pasangan terisolasi dari lingkungan
- Pasangan sering berbohong dan ngga bertanggung jawab
- Pelaku memiliki ego yang besar
- Memiliki riwayat kekerasan dalam hubungan sebelumnya ataupun sekarang
- Satu pihak terlalu tergantung pada pasangan
- Hubungan sesuai keinginan pelaku kekerasan
- Pelaku menggunakan zat adiktif atau minuman keras dan menyebabkan tindakan kekerasan
- Memiliki kejanggalan selera seksual dan melakukan segala cara untuk mendapatkan yang diinginkan.
- Ngga saling mempercayai satu sama lain
- Sering terjadi kekerasan dalam hubungan
Mengapa bertahan?

Banyak alasan yang membuat korban kekerasan terus mempertahankan hubungannya, seperti rasa ketergantungan, malu untuk mengungkap apa yang terjadi dalam hubungannya, takut untuk melawan, menutupi aib (sex sebelum menikah), takut ngga menemukan pasangan lain, ngga menyadari kekerasan yang dilakukan dan selalu menerima pasangan dengan alasan cinta.
Saran
Saran terbaik dalam kondisi abusive relationship tentu meninggalkan hubungan itu dan mencoba hidup baru dengan menata hubungan yang lebih baik. Suatu penelitian menunjukkan bahwa memaafkan juga bisa menjadi cara menenangkan diri. Tapi bukan berarti hubungan tersebut tetap dilanjutkan setelah memaafkan, ya!
Hal ini memang sulit dilakukan, tapi dengan memaafkan setidaknya kamu telah berdamai dengan masa lalu dan bisa mencoba hidup baru. Selain itu metode coping seperti meminta pendapat orang yang kamu percaya untuk menilai hubungan juga bisa membantu kamu memantapkan diri untuk meninggalkan abusive relationship.
Kekerasan dalam hubungan bukan hal yang bisa kamu maklumi, karena akan menyebabkan luka fisik maupun psikologis. Mungkin akibatnya ngga akan langsung terlihat, tapi jika dilanjutkan bisa berbahaya, loh! Jika kamu atau orang disekitarmu megalamai ini, segera akhiri hubungan itu, karena kamu berhak untuk bahagia, Teman Sehat!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP
