Diet Paleo, Benarkah Baik untuk Kesehatan Jantung?

Halo, Teman Sehat! Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gizi dan kesehatan, akhir-akhir ini banyak bermunculan berbagai jenis diet populer. Nah, salah satu yang cukup populer adalah diet paleo. Diet yang juga disebut sebagai cavemen diet ini mengacu pada pola konsumsi manusia purba. Seperti apa bentuk diet tersebut? Apa saja manfaat dan kekurangannya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Apa itu diet paleo?

Seperti namanya, diet paleo atau yaitu diet yang didasari oleh kebiasaan makan pada zaman paleolithikum atau zaman berburu dan bercocok tanam. Diet ini didasari oleh pemikiran bahwa berbagai penyakit metabolik seperti penyakit diabetes tipe 2, hipertensi, dan dislipidemia (kadar lemak darah abnormal).

Person Slicing Meat on Brown Wooden Chopping Board

Penyakit-penyakit tersebut dipengaruhi oleh pola konsumsi modern seperti tingginya konsumsi makanan olahan, tinggi lemak, gula, dan garam. Oleh karena itu, diet ini mengembalikan jenis konsumsi makanan alami tanpa proses olahan seperti layaknya makanan pada zaman purba.

Do’s and don’ts

Do’s : Makanan alami seperti daging rendah lemak, telur, ikan dan seafood, biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, serta minyak nabati dari biji-bijian. Madu bisa digunakan sebagai pemanis penganti gula.

Don’ts: Makanan yang melalui berbagai proses olahan seperti pangan olahan pabrik, produk olahan susu, produk olahan serealia (gandum, oat, barley), kacang-kacangan, kentang, gula halus, dan garam dapur.

Diet paleo dan kesehatan jantung

  • Mengurangi asupan lemak jenuh

Tingginya konsumsi asam lemak jenuh atau saturated fatty acid (SFA) bisa meningkatkan kadar LDL kolesterol dalam darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya aterosklerosis (pengerasan arteri) dan berbagai penyakit kardiovaskuler lainnya.

Dolor De Cabeza, Dolor De Pecho, Hurt, El Dolor

Nah, salah satu prinsip diet paleo ini adalah menghindari konsumsi sumber makanan tinggi SFA seperti makanan olahan dan fast food disertai dengan konsumsi sumber makanan asam lemak tidak jenuh seperti ikan dan minyak nabati dari biji-bijian yang bermanfaat bagi sistem kardiovaskuler.

Menurut sebuah artikel di European Journal of Clinical Nutrition, penerapan diet paleo pada penderita diabetes mellitus tipe 2 terbukti mampu memperbaiki profil lipid darah dengan menurunkan kadar kolesterol total dan LDL kolesterol yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskuler.

  • Mengurangi asupan natrium

Dalam praktiknya, diet paleo membatasi penggunaan garam dapur dan juga membatasi konsumsi makanan olahan tinggi natrium sehingga konsumsi natrium sehari-hari dapat dikurangi. Menurut WHO, pembatasan konsumsi natrium hingga <5 gr/hari bisa mengurangi risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler sebanyak 25%, loh!

  • Membantu menurunkan berat badan

Seperti yang kita ketahui bersama, kegemukan termasuk salah satu faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler. Nah, diet paleo ini bisa membantu kamu menurunkan berat badan dengan cara membantu mengurangi asupan makanm sehari-hari.

Crop kid weighing on scale

Diet ini membatasi berbagai jenis makanan terutama sumber karbohidrat sehingga otomatis asupan kalorimu juga akan berkurang. Selain itu, tingginya asupan serat dari sayur dan buah pada diet ini mampu memberikan efek kenyang yang lebih lama untuk tubuhmu.

Diet ini kemungkinan bisa menyebabkan kekurangan asupan kalsium dan vitamin D karena adanya pembatasan konsumsi susu dan produk olahannya. Kamu juga perlu mengonsultasikan diet ini dengan ahli gizi terlebih jika sedang mengalami penyakit tertentu. Konsumsi lah makanan dan minuman sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang ya. Yuk, lebih bijak sebelum mencoba! Jangan lupa bagikan informasi menarik ini ke orang-orang di sekitar kamu!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *