Status gizi ibu hamil sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan dan perkembangan janin. Alangkah baiknya jika status gizi calon ibu sudah disiapkan dan diperbaiki sejak sebelum hamil. Namun, pada kenyataannya masih dijumpai ibu hamil yang kurus. Hal tersebut perlu mendapat perhatian dan harus segera diatasi agar tidak sampai mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. Berikut merupakan tips untuk mengatasi kondisi ibu hamil kurus.
Kenali tanda kurus pada ibu hamil
Ibu hamil dikatakan kurus apabila memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) sebelum hamil dibawah 18.5 kg/m2. Sahabat sehat dapat menghitung IMT secara mandiri dengan rumus sebagai berikut:
Berat Badan (dalam kilogram)
(Tinggi Badan)² (dalam meter)
Penuhi kebutuhan gizi yang meningkat
Setiap orang memiliki kebutuhan gizinya masing-masing. Pada ibu hamil trimester 1, terdapat peningkatan kebutuhan energi sebanyak 180 kkal, sedangkan pada trimester 2 dan 3 terdapat peningkatan kebutuhan sebanyak 300 kkal. Selain itu, kebutuhan cairan atau minum juga meningkat sebanyak 300 mL atau sekitar 1.5 gelas/hari.

Pada kondisi hamil, khususnya pada trimester awal, ibu hamil sering mengalami mual dan muntah yang mengakibatkan kurangnya asupan makan. Hal tersebut dapat diatasi dengan beberapa tips dan trik yang dapat diterapkan, diantaranya yaitu:
Mnegonsumsi makanan dalam porsi kecil, namun sering
Apabila tidak memungkinkan untuk makan dalam jumlah banyak, dapat diatasi dengan makan dalam jumlah yang lebih kecil, namun frekuensinya ditingkatkan. Misalnya dengan 3—4 kali makan utama dan 3 kali makanan selingan. Dengan cara tersebut, diharapkan total asupan energi dan zat gizi yang dimakan dapat memenuhi kebutuhan ibu hamil yang meningkat.
Selain itu, pada ibu hamil juga sering dijumpai ketidaknyamanan karena peningkatan asam lambung yang disebabkan oleh perubahan hormon. Nah, dengan makan porsi kecil dan sering dapat menurunkan risiko ketidaknyamanan tersebut.

Konsumsi bahan makanan yang beragam
Sahabat Sehat, untuk menghindari rasa bosan terhadap makanan konsumsilah berbagai jenis bahan makanan untuk mencukupi kebutuhan zat gizi. Cara pengolahan yang diterapkan juga dapat divariasikan.
Makan bersama keluarga
Makan bersama keluarga atau orang-orang tercinta lainnya dapat menjadikan suasana makan yang hangat dan menyenangkan. Ibu hamil dapat memperoleh dukungan dan semangat dari support system-nya.
Fadhila Ika Sani, S.Gz
S1 Gizi Kesehatan UGM (2015)
Prodi Profesi Dietisien IPB

