
Minum segelas susu sebelum tidur sudah sering dibilang bisa membuat tidur lebih nyenyak. Kebiasaan ini bahkan sudah dipercaya turun-temurun dari beberapa generasi ke belakang. Lalu, bagaimana sebenarnya pandangan medis dan sains tentang hal ini?
Efek susu pada tubuh sebelum tidur
Sudah ada cukup banyak penelitian yang mendalami tentang kebiasaan minum susu sebelum tidur, dan sebagian besar mendapatkan hasil bahwa memang susu bisa membantu meningkatkan kualitas tidur. Penyebabnya diperkirakan karena kandungan triptofan dan protein dalam susu.
Triptofan merupkan jenis asam amino yang berperan penting dalam produksi serotonin yang bisa memperbaiki mood, membuat tubuh lebih rileks, dan membantu produksi melatonin. Seperti yang kamu tahu, melatonin merupkan hormon yang mengatur ritme sirkadian dan mempersiapkan tubuh untuk tidur.
Sementara itu susu kaya akan kandungan protein. Sudah banyak studi yang menemukan bahwa mengkonsumsi makanan tinggi protein bisa meningkatkan kualitas tidur. Selain efek dari kandungan susu, peneliti juga menemukan bahwa mungkin ada efek psikologi yang membuat susu mampu memberikan efek menenangkan. Misalnya, susu mengingatkan akan memori masa kecil, sehingga bisa membuat diri lebih tenang dan lebih cepat tertidur.
Bikin berat badan naik dan mendengkur?
Ngga hanya dampak positif untuk membantu tidur lebih nyenyak. Banyak orang yang khawatir kalau minum susu sebelum tidur itu bisa meningkatkan berat badan. Faktanya, jumlah kalori yang terkandung dalam segelas susu itu ngga terlalu banyak, terlebih jika kamu memilih susu murni tanpa pemanis tambahan. Kalau Sahabat Sehat tetap khawatir, kamu bisa mencoba mengurangi porsi camilan atau makan malam, supaya energi yang masuk bisa digantingan dari segelas susu.
Selain itu, ada satu kekhawatiran lain yang muncul. Banyak yang mencurigai kalau minum susu sebelum tidur bisa menyebabkan mendengkur. Sudah ada penelitian yang meneliti tentang hal ini loh! Hasilnya, meminum susu ngga terbukti menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak lendir yang sering menjadi penyebab mendengkur. Jadi ngga perlu khawatir ya!

Bagaimana kalau alergi susu?
Walaupun sudah ada cukup bukti yang meyakinkan bahwa minum susu bisa membuat tidur lebih nyenyak, sayangnya ngga semua orang bisa melakukan kebiasaan ini. Salah satu alasannya adalah karena memiliki alergi susu. Nah, kalau kamu salah satu yang memiliki masalah ini, kamu bisa mencoba mengkonsumsi jenis makanan lain yang sama-sama mengandung triptofan.
Beberapa contohnya, yaitu ayam, kalkun, ikan, biji bunga matahari, kacang, biji labu, dan kedelai. Sebagai pendamping, kamu juga bisa menerapkan kebiasaan tidur yang baik dengan cara berikut, seperti menghindari makan makanan berat atau minum kafein sebelum tidur, mengatur pencahayaan di dalam kamar supaya tetap redup atau gelap dan mengurangi paparan blue light dari TV atau smartphone sebelum tidur.
Sahabat Sehat, sebenarnya ada banyak jenis kebiasaan sebelum tidur yang bisa dibangun dan dijadikan rutinitas. Efektif atau ngga, juga bisa tergantung dari konsistensi kamu saat melakukan kebiasaan tersebut.
Jadi, mulai sekarang coba kamu bisa pilih satu rutinitas yang paling membuat kamu nyaman, seperti minum susu. Setiap kali kamu melakukannya, secara alami tubuh menganggap hal tersebut sebagai sinyal bahwa sekarang waktunya tidur. Selamat mencoba!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
