Kaviar, telur ikan dengan harga fantastis dan banyak digemari sebagai hidangan pembuka, seperti olesan roti atau salad. Selain rasa gurihnya, kaviar punya sensasi berbeda saat dimakan. Pasalnya, tekstur kaviar yang berupa butiran bisa lumer di mulut. Sahabat Sehat, yuk cari cari tahu fakta menarik dan ragam manfaat kaviar bagi kesehatan!

Fakta Unik Kaviar
Telur ikan segar ini merupakan telur ikan sturgeon yang ditemukan di perairan Eropa dan Asia, juga di pesisir selatan Samudera Atlantik. Empat jenis kaviar yang umum dikonsumsi adalah kaviar beluga, sevruga, ossetra, dan siberia. Makanan super mahal yang satu ini punya beragam fakta menarik. Berikut fakta unik dari telur ikan yang diawetkan dengan cara diasinkan ini.
Salah Satu Makanan Tertua di Dunia
Siapa sangka, ternyata kaviar termasuk makanan tertua di dunia. Jauh sebelum kaviar menjadi sajian utama di perjamuan berbagai kerajaan di dunia, bahkan sudah diincar sejak zaman Yunani kuno.
Diperoleh dari Laut Dalam
Biasanya, kaviar yang bersumber dari ikan sturgeon baru bisa diperoleh setelah menyelam ke laut dalam. Jadi, perlu teknologi khusus untuk memperoleh ikan dengan kisaran panjang 13 kaki ini.
Harganya Fantastis
Mengutip laman Guinness World Records, harga kaviar termahal adalah 34.500 USD atau setara Rp506 juta setiap satu kilogram. Dikenal sebagai makanan super mahal, kaviar punya alasan mengapa dijual dengan harga fantastis. Proses budidaya dan pengolahan yang tidak mudah adalah faktor mengapa kaviar sangat mahal. Budidaya ikan sturgeon perlu tenologi khusus dan waktu panen sekitar 7-10 tahun, belum lagi hanya 20% ikan yang menghasilkan telur.
Menurut Wini Trilaksani, Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, pengolahan kaviar terbilang sulit dan memerlukan penanganan khusus. Setelah dipanen, kaviar harus segera dimakan atau dikemas di kaleng supaya kualitasnya terjaga. Supaya awet, kaviar diberi air garam dalam kadar tertentu. Kaviar kalengan yang dipasteurisasi biasanya juga diberi tambahan zat asam untuk mengawetkan.

Manfaat Kaviar untuk Kesehatan
Meskipun terbilang mewah, kaviar menyimpan beragam manfaat yang sebanding dengan harganya yang fantastis. Berikut ini beberapa manfaat kandungan zat gizi dalam kaviar bagi kesehatan.
Kaya akan Omega-3
Kaviar kaya akan omega-3. Berdasarkan penelitian di Harvard Medical School, orang dewasa yang mengonsumsi omega-3 menunjukkan kinerja lebih baik dalam tes keterampilan. Dengan demikian, mengonsumsi kaviar dipercaya dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan otak.
Bukan cuma itu saja, omega-3 di dalamnya mampu melembutkan dan melembabkan kulit. Risiko penyakit mata bisa dikurangi dengan mengonsumsi kaviar karena kandungan asam lemak omega-3 yang juga bisa memperbaiki gejala mata kering.
Mengandung vitamin dan mineral
Kandungan vitamin D, protein, dan kalsium dalam kaviar dapat memelihara kesehatan tulang. Masalah kepadatan tulang atau osteoporosis juga dapat dihindari karena mengonsumsi sumber vitamin D dan kalsium.
Kaviar juga kaya akan kalium, sehingga bermanfaat menjaga kesehatan jantung. Menurut American Heart Association, makanan yang kaya kalium akan mengatasi hipertensi. Kalium dan protein juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik, sehingga mencegah penyakit jantung atau stroke. Di dalam kaviar juga terkandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata.
Sahabat Sehat perlu diingat bahwa konsumsi kaviar dalam porsi besar ngga dianjurkan. Pasalnya, kaviar mengandung banyak kolesterol, sehingga berisiko memicu terjadinya gangguan kesehatan apabila dikonsumsi terlalu banyak. Kaviar ini juga ngga direkomendasikan untuk ibu hamil, namun bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan saran terbaik kalau kamu mau mengonsumsi kaviar.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
